Polije Gandeng ITC Jakarta Perkuat Daya Saing Internasional di Asia

Politeknik Negeri Jember (Polije) resmi menandatangani perjanjian kerja sama strategis dengan International Test Center (ITC) Jakarta pada Rabu, 18 Februari 2026. Kolaborasi ini bertujuan memperkuat daya saing institusi di level Asia sekaligus mendukung visi Renstra 2025–2029 dalam bidang agroindustri.

Direktur Polije, Saiful Anwar, S.TP., M.P., menegaskan bahwa momentum ini menjadi bagian dari ikhtiar strategis untuk meraih pengakuan global. Beliau berharap seluruh unit kerja segera menindaklanjuti poin-poin kerja sama ini secara aktif demi kemajuan institusi.

“Kerja sama ini diharapkan mampu memperkuat daya saing institusi di level Asia, sejalan dengan visi dan Renstra 2025–2029 untuk menjadi politeknik berdaya saing internasional di bidang agroindustri,” ujar Saiful Anwar.

Selain itu, beliau menekankan pentingnya pengakuan internasional terhadap inovasi yang dihasilkan oleh kampus. Hal ini akan mendorong posisi Polije semakin kuat di kancah pendidikan vokasi mancanegara.

“Kehadiran ITC menjadi bagian dari ikhtiar strategis untuk membangun relasi internasional dan mendorong pengakuan atas kinerja akademik maupun inovasi Politeknik Negeri Jember di tingkat Asia,” tambahnya.

Selanjutnya, General Manager of Business ITC Jakarta, Harry Pratama, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dan keberlanjutan kolaborasi ini. Beliau menilai Polije memiliki fasilitas dan SDM yang sangat memadai dalam mendukung ekosistem sertifikasi internasional sejak tahun 2024.

“Bagi kami, kerja sama ini adalah bentuk kolaborasi strategis untuk menghubungkan keahlian, mendorong pertumbuhan bersama, dan memperkuat ekosistem sertifikasi internasional di Jember,” tegas Harry Pratama.

Menurut Harry, sinergi ini akan terus berkembang untuk memberikan manfaat yang lebih luas. Fokus utamanya adalah memastikan mahasiswa dan institusi memiliki standar kualitas yang diakui secara global.

“Kami berharap kolaborasi ini terus berkembang dan memberi dampak nyata bagi peningkatan daya saing institusi dan mahasiswa,” pungkasnya.

Akhirnya, sinergi ini juga mencakup standardisasi, rekognisi, dan pengakuan global terhadap produk inovasi serta layanan uji kompetensi di lingkungan Polije. Melalui kemitraan dengan lembaga internasional seperti ETS, Polije optimis mampu meningkatkan kualitas lulusan agar lebih kompetitif di kancah mancanegara.