POLIJE GANDENG DINAS KESEHATAN JEMBER GELAR WORKSHOP PERSIAPAN AKREDITASI KLINIK PRATAMA

Dalam upaya memperkuat mutu layanan kesehatan dan mendorong tercapainya standar akreditasi nasional, Politeknik Negeri Jember (Polije) dengan menggandeng Dinas Kesehatan Kabupaten Jember melakukan kolaborasi melalui pelaksanaan Workshop Persiapan Akreditasi Klinik Pratama Polije yang digelar di Gedung Bakorwil V Jember pada Rabu (7/5).

Workshop ini menjadi bagian penting dari roadmap peningkatan layanan Klinik Pratama milik Polije, yang tengah bersiap menjalani proses akreditasi dari lembaga berwenang. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, dr. Hendro Soelistijono, M.M., M.Kes., serta jajaran manajemen Polije.

Dalam sambutannya, dr. Hendro menyampaikan apresiasi atas langkah progresif Polije dalam memastikan mutu pelayanan kesehatan.

“Ini merupakan upaya dari Klinik Polije untuk meningkatkan kualitas pelayanannya. Sertifikasi bukan sekadar dokumen administratif, melainkan pengakuan terhadap keseriusan lembaga dalam menjamin keselamatan dan mutu layanan pasien,” tegasnya.

Beliau juga menekankan bahwa inisiatif ini mencerminkan semangat lebih dari sekadar kepatuhan terhadap regulasi.

“Dari semangat yang disampaikan oleh Direktur, ini bukan semata-mata untuk mendapatkan sertifikat, tetapi benar-benar sebagai bentuk kesungguhan dalam peningkatan mutu dan keselamatan pasien yang menjadi fokus utama,” lanjut dr. Hendro.

Ke depan, Klinik Pratama Polije dirancang tidak hanya sebagai fasilitas layanan kesehatan internal kampus, tetapi juga sebagai unit strategis yang mendukung pembelajaran mahasiswa. Klinik ini ditargetkan berkembang menjadi klinik rawat inap dan laboratorium praktik yang dapat memperkaya pengalaman akademik mahasiswa Polije.

Direktur Polije, Saiful Anwar, S.TP., M.P., mengungkapkan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan ini dan peran aktif dari Dinas Kesehatan.

“Hari ini kita secara bersama menyaksikan seremoni pembukaan workshop pelatihan dalam rangka persiapan akreditasi klinik pertama milik Politeknik Negeri Jember. Alhamdulillah, Polije mendapatkan asistensi langsung dari Dinas Kesehatan Kabupaten Jember,” ujarnya.

Direktur menambahkan bahwa Polije berkomitmen menyediakan layanan kesehatan yang sesuai dengan standar mutu yang ditetapkan oleh pemerintah.

“Kami ingin menghadirkan pelayanan kesehatan yang baik, tidak hanya untuk mahasiswa, dosen, dan pegawai, tetapi juga untuk masyarakat sekitar. Klinik ini diharapkan menjadi bagian dari kontribusi Polije terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Jember,” tutur Saiful.

Sinergi antara Polije dan Dinas Kesehatan ini merupakan langkah strategis menuju sistem pelayanan kesehatan yang profesional dan berstandar tinggi. Workshop ini menjadi awal dari proses panjang menuju akreditasi yang diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik dan memperluas peran Polije dalam bidang pelayanan kesehatan. (hnf)