Polije Dukung UMKM Sopo Nyongko dengan Pelatihan dan Teknologi

Sejalan dengan komitmennya dalam pengabdian masyarakat, Politeknik Negeri Jember (Polije) mendorong pemberdayaan UMKM Sopo Nyongko di Kabupaten Jember melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Kegiatan ini berfokus pada pelatihan manajemen usaha, bantuan teknologi, dan pendampingan pemasaran digital untuk meningkatkan daya saing.

Ketua tim PkM, Dr. Ardhitya Alam Wiguna, S.E., M.M., menegaskan pentingnya pendekatan komprehensif dalam memberdayakan mitra UMKM.

“Kami tidak hanya membantu dari sisi produksi, tetapi juga membekali pelaku usaha dengan kemampuan mengelola keuangan dan memasarkan produk secara digital agar usahanya dapat tumbuh berkelanjutan,” ujarnya.

Program ini secara khusus membekali UMKM dengan sistem pencatatan keuangan sederhana. Dengan pelatihan ini, mitra binaan dapat menghitung keuntungan secara real time, baik harian, mingguan, maupun bulanan, sehingga perencanaan bisnis menjadi lebih tepat.

Pemilik UMKM Sopo Nyongko, Bapak Fafan Yuniarto, mengaku sangat terbantu dengan pendampingan dari Polije.

“Dengan adanya pelatihan dan pendampingan dari Polije, usaha kami mulai mengalami peningkatan omzet, meski bertahap. Kami juga kini lebih paham bagaimana mengelola keuangan secara bijak,” ungkapnya.

Selain pelatihan, tim yang terdiri dari sejumlah dosen dan melibatkan mahasiswa ini juga menyerahkan bantuan teknologi berupa cup sealer untuk mempercepat dan mempermudah proses produksi. Bapak Fafan menambahkan, bantuan ini sangat mengatasi kendala distribusi.

“Sebelumnya, pengiriman minuman kerap terkendala karena kemasan mudah tumpah. Kini, dengan adanya cup sealer, pengiriman menjadi lebih aman dan praktis,” jelasnya.

Pada aspek pemasaran, tim PkM mendampingi UMKM Sopo Nyongko untuk menjangkau pasar yang lebih luas melalui strategi pemasaran digital. Pendampingan mencakup pembuatan akun di platform layanan pesan-antar makanan seperti GoFood, ShopeeFood, dan GrabFood, serta pemanfaatan iklan digital melalui Google.

Kegiatan ini sekaligus menjadi wadah pembelajaran praktis bagi mahasiswa Polije, menguatkan peran kampus sebagai institusi vokasi yang berdampak langsung pada masyarakat. Melalui sinergi ini, Polije berkomitmen terus memperkuat sektor UMKM lokal sebagai penggerak ekonomi kerakyatan.