Polije Diseminasikan Sistem Informasi Promosi Wisata Terintegrasi di Desa Suco

Politeknik Negeri Jember (Polije) melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat melaksanakan program Diseminasi Sistem Informasi Promosi Wisata Terintegrasi di Desa Suco, Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember.

Desa Suco dikenal sebagai desa inovatif dengan berbagai penghargaan dan terobosan pembangunan. Namun, Kepala Desa Suco, Taufiq Hidayat, menyebutkan bahwa pengembangan sektor pariwisata masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam hal promosi dan pengelolaan yang berkelanjutan.

Desa Suco memiliki potensi wisata unggulan seperti wisata paralayang, ruang terbuka hijau (RTH), peternakan domba, serta wisata edukasi yang terintegrasi. Sektor pariwisata ini dinilai memiliki nilai ekonomi tinggi dan menjadi salah satu fokus arah pengembangan desa.

Namun demikian, pengelolaan dan promosi yang belum maksimal menjadi tantangan tersendiri dalam mewujudkan wisata berkelanjutan.

Menjawab tantangan tersebut, tim pengabdian Polije melaksanakan diseminasi Sistem Informasi Manajemen, Promosi, dan Reservasi Wisata Terintegrasi, yang dikembangkan dengan konsep Internet+, yaitu pemanfaatan teknologi informasi untuk memperkuat tata kelola dan promosi wisata digital.

Kegiatan diseminasi dilaksanakan di dua lokasi, yakni di Desa Suco dan Laboratorium KSI (TEFA JTI Innovation) pada 20 Agustus 2025, mencakup sesi pelatihan teknis dan pendampingan bagi perangkat desa serta pengelola wisata.

Ketua pelaksana kegiatan, Shabrina Choirunnisa, S.Kom., M.Kom., bersama tim yang terdiri dari Prawidya Destarianto, S.Kom., M.T., Fachmi Resya, S.A., M.Ak., Didit Rahmat Hartadi, S.Kom., M.T., dan Khafidurrohman Agustianto, S.Pd., M.Eng., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen Polije dalam mengimplementasikan amanat Direktur Polije, Saiful Anwar, S.TP., M.P., untuk memberikan manfaat nyata kepada masyarakat melalui inovasi teknologi.

Menurut Khafidurrohman Agustianto, sistem informasi ini diharapkan dapat menjadi model penguatan wisata edukasi berbasis digital yang bisa diterapkan tidak hanya di Desa Suco, tetapi juga di wilayah lain di Kabupaten Jember.

“Kami berharap sistem ini dapat mempercepat promosi dan meningkatkan daya saing wisata daerah berbasis digital,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Polije menegaskan perannya sebagai katalis inovasi dan penggerak pembangunan ekonomi masyarakat melalui pengabdian berbasis teknologi informasi.