
Politeknik Negeri Jember (Polije) memulai kegiatan tanam perdana benih buah melon yang berlangsung di Teaching Factory (Tefa) Smart Green House Polije, Senin (5/5). Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama strategis antara Polije dan PT East West Seed Indonesia (EWINDO), di mana Polije akan menyuplai benih melon untuk perusahaan benih multinasional tersebut.
Direktur Polije, Saiful Anwar, S.TP., M.P., menyampaikan rasa syukurnya atas dimulainya kerja sama ini.
“Pada hari ini kita bersama-sama memulai tanam perdana benih melon buah dari kerja sama antara Polije dengan PT EWINDO. Hasil kerja sama ini disepakati ada lebih kurang sekitar satu hektare green house yang disiapkan oleh Polije untuk kemudian kita tanam benih melon sesuai dengan petunjuk dan kerjasama yang dibangun,” ujarnya.

Direktur menambahkan, proses tanam akan dilakukan bertahap setiap dua minggu hingga seluruh lahan seluas satu hektare terisi. Saiful berharap, kemitraan ini tidak hanya memberikan dampak bisnis, tetapi juga membawa manfaat langsung bagi pengembangan keilmuan sivitas akademika, baik dosen maupun mahasiswa.
“Teaching factory smart green house ini tidak hanya semata-mata di-create inovasinya dari Polije, namun kita joinkan dengan perusahaan multinasional di bidang pertanian. Harapan kami, kerja sama ini bisa menambah percaya diri mahasiswa untuk mengembangkan sekaligus menggali ilmunya, sehingga saat lulus nanti mereka siap berkompetisi di dunia kerja dengan kompetensi teknis yang diakui industri,” jelasnya.
Sementara itu, Field Inspector Indoor Green House PT EWINDO, Andik Nurdianto, juga menyampaikan apresiasi atas dimulainya kerja sama produksi benih ini.
“Hari ini kami sampaikan kepada seluruh pimpinan dan staf di Polije, terutama Direktur, atas kegiatan siang hari ini kita bisa melakukan tanam perdana untuk produksi benih melon di Polije. Dengan bismillah, semoga yang kita lakukan ini bisa berjalan lancar dan berproduksi maksimal sesuai yield tanaman yang sudah di MoU-kan,” ungkapnya.
Andik berharap kolaborasi ini tidak hanya menjadi ajang produksi, tetapi juga pembelajaran bagi mahasiswa Polije.
“Semoga kerja sama ini memberikan manfaat bagi Politeknik Negeri Jember, terutama dari sisi keilmuan, agar mahasiswa bisa belajar langsung di bidang produksi benih melon,” tutupnya. (hnf)