
Politeknik Negeri Jember (Polije) bersama Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua sepakat memperluas layanan pendidikan vokasi. Kedua pihak kini tengah mempersiapkan pembukaan Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Agribisnis di Kampus 6.
Direktur Polije, Saiful Anwar, S.TP., M.P., menegaskan bahwa langkah ini bertujuan menjawab kebutuhan sektor unggulan daerah. Polije berkomitmen memberikan pendampingan penuh agar program studi baru ini segera beroperasi secara profesional.
“Kami berencana menambah program studi baru untuk memperkuat sektor agribisnis dan kapasitas SDM lokal,” tutur Saiful Anwar, S.TP., M.P.
Pembukaan prodi ini akan melibatkan tenaga pendidik dari masyarakat setempat melalui formasi CPNS dan dosen tetap. Polije ingin memastikan bahwa kehadiran kampus memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat Sabu Raijua.
“Kolaborasi ini bertujuan menciptakan lulusan kompeten yang siap membangun potensi pertanian di daerah sendiri,” tegas Saiful Anwar, S.TP., M.P.
Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua menyambut baik rencana ini karena sangat relevan dengan potensi pertanian dan peternakan. Asisten 1 Setda Sabu Raijua, Ir. Titus B. Duri, memastikan dukungan penuh melalui anggaran daerah.
“Pembukaan program studi baru ini menjadi prioritas daerah untuk meningkatkan kualitas SDM sesuai RPJMD,” ungkap Ir. Titus B. Duri.
Pemkab juga menyiapkan beasiswa serta fasilitas pendukung untuk menarik minat calon mahasiswa baru. Koordinasi intensif terus dilakukan guna memastikan kesiapan sumber daya manusia dan pembiayaan melalui hibah serta APBD.
“Kami menambah alokasi anggaran agar operasional prodi baru ini berjalan maksimal dan berkelanjutan,” harap Ir. Titus B. Duri.
Sinergi kuat ini diharapkan mempercepat pembangunan daerah melalui ketersediaan tenaga ahli di bidang agribisnis. Polije dan Pemkab Sabu Raijua optimis prodi baru ini menjadi motor penggerak ekonomi lokal.