
Politeknik Negeri Jember (Polije) dan Kyungpook National University (KNU), Korea Selatan, kembali melanjutkan kemitraan internasional melalui Program World Friends Korea ICT Volunteers. Program ini telah berjalan lebih dari lima tahun dan menjadi wadah kolaborasi lintas negara yang menggabungkan pengembangan teknologi, Project Based Learning (PBL), dan pertukaran budaya.
Hyerim Park, salah satu peserta asal KNU, menuturkan bahwa kegiatan ini menjadi kesempatan berharga untuk terhubung, berbagi pengalaman, dan membangun hubungan jangka panjang.
“Kami berharap kerja sama ini tidak hanya terbatas pada proyek teknologi, tetapi juga memperkuat pertukaran budaya melalui berbagai aktivitas bersama,” ujarnya.
Prof. Jeong Hong Kim, dosen KNU, menjelaskan bahwa WFK-ICT berfokus pada pertukaran pengetahuan, penguatan keterampilan teknologi, dan integrasi budaya. Tahun ini, menurutnya, penekanan lebih kuat diberikan pada aspek budaya dengan adanya persiapan pertunjukan seni dari para mahasiswa.
“Kolaborasi ini sangat bermanfaat karena mahasiswa mendapatkan pemahaman budaya internasional sekaligus keterampilan teknologi yang relevan. Kami berharap kerja sama ini terus berkembang dan mempererat hubungan antarbangsa,” katanya.
Direktur Polije, Saiful Anwar, S.TP., M.P., menegaskan bahwa kerja sama Polije–KNU merupakan agenda tahunan yang berkesinambungan, khususnya di Jurusan Teknologi Informasi.
“Melalui Project Based Learning, sekitar 30 mahasiswa dari kedua institusi merancang aplikasi bersama yang diharapkan memberi kontribusi nyata bagi pengembangan kampus masing-masing,” jelasnya.
Kolaborasi ini tidak hanya menjadi ajang pengembangan kompetensi teknis, tetapi juga membangun jembatan budaya yang memperkaya wawasan mahasiswa, sekaligus memperkuat reputasi Polije dan KNU di tingkat internasional. (hnf)