
Politeknik Negeri Jember (Polije) terus memperkuat posisinya sebagai kampus vokasi inovatif melalui Teaching Factory (Tefa) Milk, laboratorium pembelajaran berbasis industri yang menghasilkan produk olahan susu berkualitas tinggi. Salah satu inovasi unggulannya adalah penggunaan Mesin UHT (Ultra High Temperature) berteknologi modern untuk memproduksi susu premium siap minum.
Mesin ini mampu mengolah hingga 1.000 liter susu dalam satu kali proses, menjadikan Tefa Milk setara dengan standar industri pengolahan susu nasional. Teknologi UHT memungkinkan proses pemanasan cepat pada suhu 135–150°C selama 2–5 detik, kemudian didinginkan secara instan.
“Proses ini memastikan seluruh mikroba mati tanpa merusak kandungan gizi dan rasa alami susu,” jelas Rizki Amalia Nurfitriani, S.Pt., M.Si., dari Tim Teknis Tefa Milk.
Teknologi UHT juga membuka peluang pengembangan berbagai varian rasa, seperti strawberry, cokelat, dan melon, yang dikemas secara higienis dan modern. Produk ini mampu bertahan hingga 6–9 bulan tanpa bahan pengawet, dengan nutrisi dan cita rasa tetap terjaga.
Menurut Hutama Puranto Aji, S.Pt., M.Pt., mesin UHT terdiri dari beberapa bagian penting, mulai dari Heat Exchanger untuk mengatur suhu, Holding Tube untuk sterilisasi, hingga Filling Machine yang menjamin pengemasan steril di ruang aseptik.
“Setiap komponen bekerja terintegrasi untuk menjaga mutu dan keamanan produk,” ujarnya.
Kehadiran mesin UHT menjadikan Tefa Milk bukan hanya tempat praktik akademik, tetapi juga pusat inovasi teknologi pangan vokasi. Melalui penerapan teknologi ini, Polije menyiapkan generasi muda yang memahami proses industri modern, berjiwa wirausaha, dan siap bersaing di pasar global.