
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melakukan kunjungan kerja ke Desa Wisata Adat Panglipuran, Kabupaten Bangli, Bali. Kunjungan ini bertujuan melihat secara langsung potensi wisata dan budaya yang telah berkembang di salah satu destinasi unggulan Bali tersebut.
Dalam kunjungannya, Menteri Pariwisata didampingi oleh jajaran Dinas Pariwisata Provinsi Bali. Rombongan diterima hangat di lokasi oleh perwakilan dinas yang turut menjelaskan berbagai kekayaan budaya serta potensi ekonomi kreatif yang ditawarkan desa adat.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali bersama empat staf turut mendampingi Menteri saat berkeliling desa. Mereka menjelaskan keunikan arsitektur tradisional, tata ruang desa yang lestari, serta kearifan lokal yang menjadikan Panglipuran sebagai ikon pariwisata berkelanjutan.
Desa Panglipuran dikenal luas sebagai destinasi unggulan karena mempertahankan tradisi dan keasrian lingkungannya. Kunjungan ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat sektor pariwisata berbasis budaya di tengah persaingan global.
Vemas Aditya, mahasiswa Politeknik Negeri Jember (Polije) yang tengah menjalani magang di Dinas Pariwisata Provinsi Bali, juga berkesempatan mendampingi kunjungan kerja tersebut. Ia mengaku mendapatkan pengalaman berharga dari kegiatan tersebut.
“Kesempatan mendampingi kunjungan ini membuat saya semakin paham betapa pentingnya pelestarian budaya dalam mendukung pariwisata. Desa Panglipuran adalah contoh nyata bagaimana budaya bisa menjadi daya tarik kelas dunia,” ungkap Vemas.
Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan semacam ini memberi wawasan baru tentang peran generasi muda dalam mendukung pariwisata berkelanjutan.
“Kami belajar langsung bagaimana pemerintah, masyarakat, dan akademisi bisa berkolaborasi untuk mengembangkan pariwisata tanpa merusak nilai-nilai lokal,” tambahnya.
Kunjungan kerja tersebut diharapkan semakin memperkuat citra Desa Wisata Panglipuran sebagai destinasi kelas dunia, serta membuka peluang kolaborasi lebih luas antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat.