
Politeknik Negeri Jember (Polije) menerima kunjungan 129 siswa kelas XII MAN 1 Situbondo dalam rangka Program Pengenalan Kampus yang berlangsung di Auditorium Vokasi Polije.
Kepala MAN 1 Situbondo, Sahiyanto, mengapresiasi kesempatan ini sebagai bekal berharga bagi siswa untuk menentukan arah masa depan.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberi pemahaman luas tentang pendidikan tinggi agar anak-anak termotivasi melanjutkan kuliah. Semoga derajat mereka ditinggikan oleh Allah SWT dengan menempuh pendidikan lebih tinggi,” ujarnya.
Wakil Direktur Bidang Perencanaan, Kerjasama, dan Sistem Informasi Polije, Agung Wahyono, Ph.D., menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menjelaskan Polije memiliki 40 program studi lintas bidang pertanian, kesehatan, teknik, bisnis, hingga pariwisata.
“Polije dikenal sebagai Kampus TEFA (Teaching Factory) yang menekankan pembelajaran berbasis praktik industri, mulai dari produksi susu, bakery, melon, hingga Auto Hub untuk kendaraan listrik,” paparnya.
Polije sendiri termasuk kampus berprestasi di klaster pertama secara nasional. Tahun 2025, tercatat 3.500 mahasiswa baru diterima, dengan sekitar 1.000 di antaranya melalui jalur beasiswa. Agung juga membuka peluang kerja sama lebih luas dengan MAN 1 Situbondo, baik akademik maupun non-akademik.
Selain itu, Polije menyediakan program internasional seperti double degree, student exchange, dan student mobility dengan universitas mitra di Tiongkok, Jepang, Malaysia, dan Korea. Tahun ini, kampus vokasi tersebut juga mulai menerima mahasiswa asing dari Sudan dan sejumlah negara lain.
Kunjungan ini diharapkan dapat membuka wawasan siswa MAN 1 Situbondo mengenai dunia pendidikan tinggi sekaligus menumbuhkan motivasi untuk meraih masa depan yang lebih baik.