MAHASISWA POLIJE OLAH LIMBAH PLASTIK JADI ECOPAVING RAMAH LINGKUNGAN

Mahasiswa Politeknik Negeri Jember (Polije) kembali menghadirkan inovasi berkelanjutan dengan menciptakan EcoPaving, yaitu paving block berbahan dasar limbah plastik. Inovasi ini tidak hanya menjadi solusi kreatif atas permasalahan sampah plastik, tetapi juga menawarkan alternatif bahan bangunan yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomis.

Salah satu inisiator program, Diyah, menjelaskan bahwa proses pembuatan EcoPaving cukup sederhana dan dapat diaplikasikan di tingkat masyarakat. Limbah plastik seperti botol bekas dan kantong plastik dicacah terlebih dahulu menjadi potongan kecil, lalu dipanaskan pada suhu 150 hingga 180 derajat Celsius hingga meleleh.

“Setelah plastik meleleh, kami campurkan pasir dan sedikit oli bekas secara perlahan sambil diaduk hingga merata dan menyerupai adonan padat. Adonan tersebut kemudian dimasukkan ke dalam cetakan paving block, ditekan menggunakan alat pres, dan didiamkan hingga dingin dan mengeras,” jelas Diyah.

Hasil akhir dari proses ini adalah paving block yang kuat, tahan lama, dan lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan paving konvensional berbahan semen. Selain itu, produk ini turut menjawab tantangan pengelolaan limbah plastik yang terus meningkat dari tahun ke tahun.

“Melalui program EcoPaving, besar harapan kami agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya pengelolaan limbah plastik dan mampu mengolah sampah menjadi produk yang bermanfaat dan bernilai ekonomis, seperti bahan bangunan ramah lingkungan,” ujar Diyah.

Program ini telah mendapat respons positif dari masyarakat dan berbagai pihak karena tidak hanya fokus pada aspek lingkungan, tetapi juga pemberdayaan masyarakat. Dengan teknologi yang sederhana dan bahan baku yang mudah dijumpai, EcoPaving berpotensi dikembangkan secara luas sebagai solusi lokal berbasis masyarakat.

Langkah inovatif ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa vokasi mampu menjadi agen perubahan dalam membangun masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan. Inovasi seperti EcoPaving menegaskan bahwa pengelolaan sampah bisa menjadi peluang, bukan sekadar masalah. (hnf)