Mahasiswa Polije Kembangkan Taman Edukasi Ramah Lingkungan di Gubuk Pustaka Ndalung

Mahasiswa Politeknik Negeri Jember (Polije) kembali menghadirkan inovasi kreatif dalam bidang edukasi lingkungan melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bertajuk Eco-Cycle Campaigns. Program ini berfokus pada penguatan literasi lingkungan berbasis zero waste solution sebagai sarana edukasi yang interaktif dan aplikatif. Salah satu kegiatan utamanya adalah Taman Edukasi, yang dilaksanakan di Gubuk Pustaka Ndalung.

Program ini diketuai oleh Dandi Wahyu Agung Prasetyo, dengan M. Irvan Maulana sebagai penanggung jawab kegiatan Taman Budidaya, serta beranggotakan Dimas Kurniyanto, John Apriliano, dan Vania Irvia Putri. Melalui kegiatan ini, mereka merancang ruang terbuka hijau yang difungsikan sebagai media pembelajaran interaktif bagi anak-anak dalam mengenal dunia pertanian sejak dini.

Ketua kelompok, Dandi Wahyu Agung Prasetyo, menyampaikan bahwa program ini tidak hanya mengajarkan keterampilan menanam, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kepedulian lingkungan.

“Kami ingin anak-anak memahami bahwa menjaga lingkungan bisa dimulai dari hal sederhana, seperti menanam sayuran dan memanfaatkan sampah organik sebagai pupuk alami,” ujarnya.

Sementara itu, M. Irvan Maulana menuturkan bahwa taman ini menjadi bagian penting dari sistem keberlanjutan yang telah dibangun dalam program Eco-Cycle Campaigns.

“Seluruh pupuk yang digunakan di taman berasal dari olahan Rumah Kompos kami. Jadi, anak-anak tidak hanya belajar cara menanam, tetapi juga memahami siklus ekologis dari sampah menjadi sumber kehidupan baru,” jelasnya.

Melalui Taman Edukasi ini, mahasiswa Polije berupaya menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak usia dini dan membentuk generasi muda yang peduli terhadap kelestarian alam. Program ini menjadi contoh nyata bagaimana pendidikan vokasi mampu berperan aktif dalam membangun budaya berkelanjutan di masyarakat.