Mahasiswa Polije Kembangkan Inovasi Rumah Kompos “Chicken Tractor” Ramah Lingkungan

Mahasiswa Politeknik Negeri Jember (Polije) menghadirkan solusi kreatif dalam pengelolaan sampah organik melalui program Eco-Cycle Campaigns, yakni kegiatan penguatan literasi lingkungan berbasis zero waste solution. Program ini dilaksanakan di Gubuk Pustaka Ndalung sebagai sarana edukasi dan penerapan pertanian berkelanjutan.

Program yang diketuai oleh Dandi Wahyu Agung Prasetyo ini berfokus pada inovasi Rumah Kompos Sistem Chicken Tractor, dengan Dimas Kurniyanto sebagai penanggung jawab. Anggota tim terdiri dari M. Irvan Maulana, John Apriliano, dan Vania Irvia Putri. Inovasi ini menggabungkan konsep kandang ayam dengan sistem pengomposan terpadu untuk mengelola limbah organik secara efisien dan berkelanjutan.

Ketua tim, Dandi Wahyu Agung Prasetyo, menjelaskan bahwa ide ini berawal dari keinginan mereka untuk menciptakan sistem pengomposan yang praktis dan ramah lingkungan.

“Melalui chicken tractor, kami ingin menunjukkan bahwa pengelolaan limbah organik tidak harus rumit. Dengan teknologi sederhana dan pemanfaatan hewan ternak, masyarakat bisa menghasilkan pupuk alami sekaligus mengurangi timbunan sampah,” ungkapnya.

Sementara itu, Dimas Kurniyanto menambahkan bahwa sistem ini memanfaatkan perilaku alami ayam dalam membantu proses dekomposisi.

“Ayam berperan sebagai decomposer alami. Dengan mencakar, membalik, dan mencampur bahan organik seperti sisa pakan dan dedaunan, proses pengomposan menjadi lebih cepat dan berkualitas,” jelasnya.

Ia menambahkan, kotoran ayam juga menjadi sumber nitrogen alami yang memperkaya kompos dan meningkatkan kesuburan tanah.

Melalui kegiatan ini, tim mahasiswa Polije berharap dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan memperkenalkan konsep pertanian sirkular berbasis zero waste. Inovasi chicken tractor menjadi langkah konkret generasi muda dalam membangun ekosistem hijau dan berkelanjutan di tingkat lokal.