Mahasiswa Polije Kembangkan Inovasi Pangan Sehat dari Taman Edukasi Ndalung

Mahasiswa Politeknik Negeri Jember (Polije) mengembangkan inovasi pangan sehat berbasis hasil pertanian lokal melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bertajuk Eco-Cycle Campaigns. Program ini berfokus pada penguatan literasi lingkungan berbasis zero waste solution sebagai sarana edukasi yang dilaksanakan di Gubuk Pustaka Ndalung.

Kegiatan ini diketuai oleh Dandi Wahyu Agung Prasetyo, dengan Vania Irvia Putri sebagai penanggung jawab program Swarna Rasa Ndalung, serta beranggotakan Dimas Kurniyanto, John Apriliano, dan M. Irvan Maulana. Tim ini memanfaatkan Taman Edukasi tidak hanya sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagai area produksi hortikultura yang menghasilkan sayuran seperti kangkung dan bayam.

Dari hasil panen tersebut, mahasiswa Polije berinovasi menciptakan produk olahan bernilai tambah berupa Stick Kangkung dan Mie Sari Pati Bayam.

Ketua kelompok, Dandi Wahyu Agung Prasetyo, menjelaskan bahwa inovasi ini lahir dari keinginan untuk meningkatkan minat konsumsi sayur, terutama pada anak-anak.

“Kami ingin membuat sayuran lebih menarik bagi anak-anak tanpa mengurangi nilai gizinya. Dengan pengolahan sederhana, rasa tetap enak dan kandungan nutrisinya terjaga,” ujarnya.

Penanggung jawab program, Vania Irvia Putri, menambahkan bahwa produk pangan ini dirancang agar aman dikonsumsi dalam jangka panjang.

“Kami memastikan setiap bahan alami yang digunakan bebas dari pengawet dan pewarna buatan. Harapannya, produk ini bisa menjadi alternatif pangan sehat yang disukai masyarakat,” ungkapnya.

Melalui inovasi Stick Kangkung dan Mie Sari Pati Bayam, mahasiswa Polije berupaya menguatkan peran Taman Edukasi sebagai wadah pembelajaran dan pemberdayaan masyarakat. Program ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan vokasi mampu menghasilkan solusi kreatif dan berkelanjutan dalam bidang pangan dan lingkungan.