
Kolaborasi internasional antara Kyungpook National University (KNU), Korea Selatan, dan Politeknik Negeri Jember (Polije), Indonesia, kembali melahirkan inovasi teknologi melalui World Friends Korea-ICT Volunteering Program (WFK-ICT) 2025. Salah satu tim yang menonjol adalah BondoWOWso Team, yang menghadirkan solusi cerdas untuk meningkatkan keselamatan lalu lintas dan efisiensi perkotaan di Bondowoso.
Tim ini terdiri dari mahasiswa KNU Kim Dongwoo, Choi Dahyeon, Kim Minsong, dan Kim Jaemin bersama mahasiswa Polije Muhammad Fitra Abdi Tama, Ach. Humaidi, Aidil Kamal, Olla Nura Aura Fadillah, dan Maulana Ali Mubarok. Seluruh kegiatan mereka dibimbing oleh Dia Bitari Mei Yuana.
Berangkat dari hasil observasi lapangan, mereka menemukan berbagai persoalan, mulai dari rendahnya keamanan pejalan kaki, parkir yang tidak teratur, hingga keterbatasan penerangan jalan. Dari sini lahirlah konsep “From Chaos to Control” yang diwujudkan dalam Smart Traffic System.
Sistem ini mencakup lampu penyeberangan dengan tombol sentuh untuk membantu pejalan kaki menyeberang lebih aman, penerangan jalan pintar dengan sensor cahaya dan gerak untuk menghemat energi, serta sistem parkir berbasis RFID yang terhubung dengan IoT untuk memantau ketersediaan lahan parkir secara real-time.
“Proyek ini kami rancang bukan hanya untuk mendemonstrasikan teknologi, tetapi juga agar benar-benar bisa menjawab kebutuhan warga Bondowoso sehari-hari,” ujar Muhammad Fitra Abdi Tama, salah satu anggota tim dari Polije.
Dalam pengembangannya, tim menggunakan perangkat modern seperti ESP32 dual-core microcontroller, sensor ultrasonik, RFID authentication, dan LCD display. Prototipe yang dibuat kemudian diuji melalui simulasi dan uji coba, dengan hasil yang menunjukkan potensi besar untuk diimplementasikan lebih luas.
Ke depan, sistem ini bahkan diproyeksikan dapat terhubung dengan ekosistem parkir nasional, sehingga data real-time bisa diintegrasikan ke dalam analitik big data untuk mendukung perencanaan kota berkelanjutan.
Kolaborasi ini sekaligus menegaskan tujuan utama WFK-ICT Program, yakni mendorong inovasi, pertukaran budaya, serta dampak nyata bagi masyarakat. Dengan menggabungkan keahlian mahasiswa Korea dan pengetahuan lokal Indonesia, BondoWOWso Team membuktikan bahwa generasi muda mampu menghadirkan solusi nyata bagi masa depan kota yang lebih cerdas dan aman.