
Kehadiran mahasiswa internasional di Politeknik Negeri Jember (Polije) menjadi cerminan nyata transformasi kampus menuju politeknik unggul bertaraf ASEAN. Mahasiswa asal Tiongkok, Bangladesh, Malaysia, Sudan, dan Tanzania kini turut berkontribusi menciptakan lingkungan akademik yang multikultural dan inspiratif.
Para mahasiswa tersebut mengikuti berbagai program internasional seperti beasiswa Darmasiswa, pertukaran pelajar, dan program mobilitas bersama mitra luar negeri. Kehadiran mereka memperkaya suasana kampus dengan semangat keberagaman, inklusivitas, dan kolaborasi lintas budaya.
Menurut Wakil Direktur Bidang Kemitraan dan Hubungan Internasional Polije, Agung Wahyu Susilo, S.P., M.P., kehadiran mahasiswa asing menjadi bagian penting dari proses internasionalisasi kampus.
“Polije terus memperluas jejaring dan menghadirkan pengalaman global di lingkungan akademik. Kami ingin mahasiswa lokal dan internasional belajar bersama, bertukar ide, dan membangun kompetensi global,” ujarnya.
Melalui kegiatan akademik dan budaya seperti proyek kolaboratif dan pengabdian masyarakat, mahasiswa internasional berperan aktif dalam mempererat hubungan antarbangsa. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari strategi Polije untuk memperkuat reputasi di bidang Agrotechno-Tropika dan menghasilkan lulusan berwawasan internasional.
Dengan dukungan kerja sama global bersama universitas mitra seperti UiTM Malaysia, Jiangsu Agri Animal Husbandry Vocational College (Tiongkok), dan NPUST Taiwan, Polije berkomitmen menjadi pusat keunggulan pendidikan terapan yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing di tingkat regional maupun global.