
Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P1 Politeknik Negeri Jember (Polije) sukses menyelenggarakan uji kompetensi skema inseminator di Tempat Uji Kompetensi (TUK) Jurusan Peternakan, Senin (25/5/2026). Oleh karena itu, agenda strategis ini bertujuan mencetak tenaga ahli yang legal dalam bidang reproduksi ternak.
Asesor Kompetensi drh. Dharwin Siswantoro, M.Si. menjelaskan bahwa seluruh perangkat ujian telah memenuhi standar baku industri nasional. Selanjutnya, ia mengapresiasi kesiapan panitia teknis yang menyediakan sarana pendukung secara optimal sejak awal proses asesmen.
“Uji kompetensi skema inseminator di Polije merupakan pelaksanaan pertama yang berjalan dengan baik,” ujar drh. Dharwin Siswantoro.
Menurutnya, para peserta ujian telah mengantongi bekal materi Inseminasi Buatan (IB) secara intensif selama satu semester penuh. Alhasil, mahasiswa mahir mempraktikkan seluruh alur kerja lapangan sesuai dengan standar operasional prosedur baku.
“Peserta mampu melaksanakan praktik secara presisi, mulai dari persiapan alat hingga pembuangan limbah pada tempatnya,” tambah Dharwin.
Sementara itu, Ketua LSP P1 Polije Agus Hariyanto memberikan apresiasi tinggi atas komitmen total Jurusan Peternakan Polije. Jadi, manajemen kampus memproyeksikan para lulusan terampil ini untuk langsung terjun membantu para peternak lokal di pedesaan.
“Pelaksanaan uji kompetensi ini berjalan baik guna mempermudah akses budidaya ternak yang berdampak pada kesehatan masyarakat,” jelas Agus Hariyanto.
Pihak LSP optimistis kepemilikan sertifikat resmi dari BNSP akan memberikan jaminan mutu terhadap pelayanan reproduksi ternak. Oleh sebab itu, kehadiran para alumni vokasi ini secara langsung akan mendongkrak perekonomian sektor peternakan rakyat.
“Lulusan yang kompeten nantinya akan memperoleh sertifikat inseminator sebagai legalitas resmi untuk melakukan inseminasi buatan,” pungkas Agus.