KOLABORASI DWP POLIJE DAN DWP JTI BAHAS ISU KAMPUS AMAN DAN KESEHATAN MENTAL WANITA DALAM PERTEMUAN RUTIN ANGGOTA

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Politeknik Negeri Jember (Polije) bekerja sama dengan DWP Jurusan Teknologi Informasi (JTI) sukses menggelar kegiatan pertemuan rutin anggota yang berlangsung di Aula Soetrisno Widjaja Polije pada Jumat (16/05).

Kegiatan ini mengusung tema besar mengenai pentingnya kesehatan mental bagi wanita, baik ibu rumah tangga maupun wanita bekerja, sebagai bagian dari upaya membentuk generasi emas yang sehat dan berdaya saing tinggi.

Acara tersebut mendapat sambutan hangat dari para anggota DWP Polije, serta dihadiri oleh para pengurus, istri dosen dan pegawai dari berbagai jurusan di lingkungan Polije. Selain menjadi ajang silaturahmi dan penguatan solidaritas antar anggota, pertemuan kali ini juga diisi dengan penyampaian materi yang relevan dan inspiratif oleh dua narasumber ahli.

Narasumber pertama, Prof. Dr. Muksin, S.P., M.Si., yang juga merupakan Ketua Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi (PPKPT) Polije, membawakan materi bertajuk ‘Membangun Kampus Polije yang Aman dan Inklusif: Memahami Permendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024’. Dalam pemaparannya, Prof. Muksin menekankan pentingnya penerapan kebijakan baru Kemendikbudristek untuk menciptakan kampus bebas kekerasan, serta peran aktif seluruh civitas akademika dan keluarga dalam mewujudkan lingkungan yang aman dan inklusif.

Sesi kedua diisi oleh Enyke Rosyita Diana, S.Psi., M.Psi., Psikolog, yang merupakan psikolog dari RSUD dr. H. Koesnadi Bondowoso. Ia membawakan materi ‘Membangun Kesehatan Mental Wanita dalam Mewujudkan Generasi Emas’. Beliau menekankan pentingnya kesehatan mental ibu sebagai kunci keluarga harmonis, dengan tips seperti manajemen stres, emosi, dan dukungan keluarga.

Nina Hayuningtyas Hendra Yufit Riskiawan, selaku Ketua DWP JTI Polije, mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini yang merupakan hasil kolaborasi pertama antara DWP jurusan dan DWP pusat di Polije.

“Kolaborasi ini merupakan langkah positif dalam menciptakan sinergi antara DWP jurusan dan pusat. Kami berharap ke depannya dapat terus mendukung program-program DWP Polije secara aktif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Yeni Ida Kurniawati Surateno, Plt. Ketua DWP Polije, menekankan bahwa pertemuan kali ini sangat istimewa karena mengangkat isu yang sangat relevan dan menyentuh kehidupan banyak anggota.

“Kami menyadari bahwa peran ibu sangat sentral dalam keluarga, baik sebagai pendidik, pendamping, maupun penjaga keharmonisan rumah tangga. Oleh karena itu, penting bagi ibu-ibu untuk memiliki kesehatan mental yang baik, sehingga dapat menciptakan keluarga yang bahagia dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal,” jelasnya.

Kegiatan ini ditutup dengan sesi tanya jawab dan diskusi interaktif yang diikuti dengan antusias oleh para peserta. Beberapa anggota menyampaikan pertanyaan seputar tantangan dalam mendidik anak di era digital serta bagaimana menjaga komunikasi yang sehat dalam keluarga.

Dengan berlangsungnya kegiatan ini, DWP Polije dan DWP JTI menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pembangunan karakter dan kesejahteraan keluarga pegawai di lingkungan Polije, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan akademik yang aman, inklusif, dan kondusif bagi seluruh sivitas akademika. (hnf)