Expo PBL Jurusan Bisnis Polije Sukses Cetak Entrepreneur Muda

Jurusan Bisnis Politeknik Negeri Jember (Polije) sukses menggelar Expo Project Based Learning. Oleh karena itu, ajang bergengsi ini menjadi panggung kreativitas bagi lebih dari 400 mahasiswa dari tiga program studi.

Selanjutnya, para mahasiswa sukses memamerkan ratusan produk inovatif kepada para pengunjung. Produk tersebut meliputi rancangan sistem akuntansi hingga strategi pemasaran digital yang modern.

Menariknya, beberapa karya mahasiswa kini telah mendukung digitalisasi UMKM lokal secara langsung. Selain itu, banyak mahasiswa juga sukses menjalankan usaha mandiri berbekal produk hasil kuliah mereka.

Ketua Jurusan Bisnis Polije, Dessy Putri Andini, sangat mengapresiasi kerja keras seluruh peserta. Kemudian, ia menegaskan pameran ini merupakan bentuk komitmen nyata kampus dalam memfasilitasi ide kreatif.

“Kami menjadikan kegiatan PBL ini sebagai wadah utama untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi mahasiswa melalui pembelajaran berbasis proyek,” ujarnya.

Wakil Direktur Bidang Akademik dan Perencanaan Polije, Ir. Surateno, turut memuji inovasi tersebut. Bahkan, ia menilai karya mahasiswa menjadi bukti nyata kesiapan mereka menghadapi persaingan global.

“Hasil karya ini menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi,” puji Surateno.

Oleh sebab itu, bekal kompetensi tersebut sangat penting untuk menghadapi tantangan dunia kerja masa kini. Akhirnya, penyelenggaraan expo ini terbukti sangat efektif untuk melatih mental tangguh mahasiswa.

Sementara itu, Surateno menambahkan bahwa tema kewirausahaan sangat tepat untuk mengatasi kesenjangan pasar kerja. Alhasil, program ini mampu membangun kemandirian finansial sejak dini.

“Kami menilai tema entrepreneurship yang diangkat dalam Expo PBL ini sangat relevan,” imbuhnya.

Di sisi lain, momentum Expo PBL Jurusan Bisnis Polije ini terasa makin spesial. Hal tersebut terjadi karena acara bertepatan dengan perayaan Dies Natalis ketiga jurusan.

Jadi, kampus berharap agenda ini terus konsisten menjadi tradisi akademik tahunan. Tujuannya adalah melahirkan lebih banyak wirausaha muda digital yang kompeten di Indonesia.