DUA TIM POLIJE RAIH NOMINASI INOTEK AWARDS NGAWI 2025 DALAM MOMEN HARI JADI KE-667 KABUPATEN NGAWI

Dua tim dosen dari Program Studi Manajemen Agroindustri (MNA) Politeknik Negeri Jember (Polije) berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang INOTEK AWARDS Kabupaten Ngawi Tahun 2025. Kedua tim meraih penghargaan Juara 3 dalam dua kategori berbeda, yaitu Kategori Inovasi Agribisnis dan Energi Terbarukan serta Kategori Inovasi Milenial.

Penghargaan diserahkan dalam rangkaian Upacara Hari Jadi Ngawi ke-667 yang berlangsung pada Senin, 7 Juli 2025, di Halaman Pendopo Wedya Graha, Kabupaten Ngawi.

Kompetisi inovasi yang diselenggarakan oleh Bappeda Kabupaten Ngawi ini menjadi ajang tahunan untuk mendorong kreativitas dan solusi aplikatif dari berbagai sektor, termasuk pendidikan tinggi vokasi.

Tim GREENDPA tampil dalam Kategori Inovasi Agribisnis dan Energi Terbarukan. Inovasi yang mereka ajukan adalah sistem Greenhouse dengan Panel Surya, yang memanfaatkan energi terbarukan untuk menunjang produksi pertanian hidroponik secara efisien dan ramah lingkungan.

Anggota tim GREENDPA terdiri dari Ngani Al Wirya Musi, S.ST., M.Tr.P., Waridad Umais Al Ayyubi, SE., MM., dan Titin Andriyani Atmojo, S.TP., M.Agr.

Sementara itu, tim BIOSATU berhasil meraih Juara 3 dalam Kategori Inovasi Milenial dengan karya Biochar Sekam Padi dan Ampas Tebu. Inovasi ini menghadirkan solusi pengelolaan limbah pertanian yang dapat meningkatkan kesuburan tanah dan mengurangi emisi karbon.

Tim BIOSATU terdiri dari Elis Rahmawati M.S., S.ST., M.P., Cicik Retno Wati, SE., MM., Fairuz Nadhifah, SE., M.Sc., dan Anwar Firmansyah, S.ST., M.Tr.P.

“Alhamdulillah, tahun ini kami dari dosen MNA Polije mengajukan dua tim ke ajang INOTEK AWARDS Kabupaten Ngawi, dan dua-duanya berhasil meraih penghargaan nominasi. Ini menunjukkan bahwa dosen-dosen kami aktif dalam riset terapan yang solutif dan berdampak,” ujar Elis Rahmawati.

INOTEK AWARDS Kabupaten Ngawi merupakan salah satu bentuk apresiasi terhadap gagasan inovatif yang memberi kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

Prestasi yang diraih oleh dua tim dosen Polije ini mencerminkan peran aktif institusi vokasi dalam menciptakan inovasi berbasis kebutuhan lapangan serta memperkuat sinergi antara dunia akademik dan masyarakat.

Melalui capaian ini, Polije kembali menegaskan komitmennya dalam mengembangkan riset dan inovasi yang mendukung pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat secara luas. (hnf)