
Tim dosen Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Jember (Polije) sukses menyelenggarakan pelatihan coding dan mikrokontroler bagi guru Sekolah Dasar se-Kecamatan Sukorambi. Kegiatan yang berlangsung pada 16–17 Agustus di SDN Dukuh Mencek 03 ini menggandeng JTinova (Teaching Factory Jurusan Teknologi Informasi Polije) sebagai mitra pelaksana.
Acara ini dihadiri oleh Camat Sukorambi, pengawas SD, para kepala sekolah, serta perwakilan guru dari setiap SD di wilayah Sukorambi. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menegaskan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis teknologi di tingkat pendidikan dasar.
Manager JTI Innovation, Ely Mulyadi, S.E., M.Kom., secara resmi membuka kegiatan ini. Peserta kemudian diperkenalkan pada PictoBlox, sebuah platform pemrograman visual berbasis blok yang memudahkan pembelajaran coding sejak dini. Para guru tidak hanya mempelajari dasar logika pemrograman, tetapi juga langsung mempraktikkannya dengan komponen elektronika sederhana yang terhubung ke mikrokontroler.
Ketua tim pengabdian, Lalitya Nindita Sahenda, S.Pd., M.T., menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang agar guru bisa membawa literasi digital ke ruang kelas.
“Kami berharap guru-guru dapat membawa semangat literasi digital ke kelas, agar anak-anak SD terbiasa berpikir logis, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi,” jelas Lalitya.
Sementara itu, Dra. Sri Iswaningsih, M.Pd., pengawas SD Kecamatan Sukorambi, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi wujud nyata peran tim pengabdian Polije dalam menghubungkan inovasi kampus dengan kebutuhan masyarakat.
“Program ini sangat relevan dengan kebutuhan pendidikan dasar saat ini, terutama untuk menyiapkan guru menghadapi kurikulum baru yang mengintegrasikan coding,” ujarnya.
Melalui pelatihan ini, guru-guru SD di Sukorambi diharapkan semakin siap menghadapi tantangan kurikulum berbasis digital dan mampu menularkan pengetahuan coding kepada siswanya. Kegiatan ini juga menjadi langkah strategis memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan sekolah dalam mendukung transformasi pendidikan digital di era Society 5.0.