Dosen Polije Dampingi Salon Jember Keuangan dan Pemasaran Digital

Sekelompok dosen Jurusan Bisnis Program Studi Akuntansi Sektor Publik Politeknik Negeri Jember (Polije) berhasil melakukan pendampingan intensif kepada UMKM Trend Salon Dito yang berlokasi di Jalan Gajah Mada IV No. 9 Jember. Program pengabdian masyarakat ini berfokus pada transformasi digital melalui pencatatan keuangan berbasis Microsoft Excel dan penguatan strategi pemasaran daring.

Sebelumnya Trend Salon Dito menghadapi kendala umum UMKM yakni pencatatan transaksi yang belum terstruktur dan sering hanya mengandalkan catatan manual, sehingga menyulitkan pemilik usaha mengetahui arus kas dan margin keuntungan yang sebenarnya.

Tim dosen yang terdiri dari lima anggota merancang pelatihan penyusunan laporan keuangan berbasis Microsoft Excel yang praktis dan sesuai kaidah akuntansi. Pendekatan yang digunakan bersifat aplikatif, mencakup pemilahan bukti transaksi, pencatatan harian, hingga penyusunan laporan laba rugi dan arus kas bulanan.

Siska Aprilia Oktaviani salah satu anggota tim pelaksana menegaskan bahwa pelatihan ini didesain agar pemilik usaha tidak hanya mampu membuat laporan namun juga dapat memanfaatkannya sebagai dasar pengambilan keputusan bisnis yang strategis dan efisien.

“Kami tidak hanya mengajarkan cara menghitung tetapi juga bagaimana membaca dan memahami angka-angka dalam laporan keuangan. Dengan begitu pemilik usaha bisa melihat peluang efisiensi dan menentukan keputusan bisnis yang lebih tepat,” jelasnya.

Selain aspek keuangan pelatihan juga memperkuat kemampuan pemasaran digital Trend Salon Dito, mengajarkan strategi penggunaan Instagram dan WhatsApp Business disertai materi fotografi produk dan pembuatan konten kreatif untuk meningkatkan engagement rate.

Pemilik usaha Dito, pasca pelatihan, mengaku pandangannya tentang digitalisasi dalam dunia usaha menjadi terbuka. Ia menyampaikan bahwa penerapan laporan keuangan dan promosi digital dapat membantu usaha berkembang lebih cepat.

“Dulu kami hanya fokus pada pelayanan di salon. Sekarang kami paham bahwa laporan keuangan dan promosi digital bisa membantu usaha berkembang lebih cepat. Kami jadi tahu layanan mana yang paling menguntungkan dan kapan waktu terbaik melakukan promo,” ujar Dito

Prillinaya Yudhistira anggota tim pelaksana lainnya menjelaskan bahwa keberlanjutan usaha kini sangat bergantung pada adaptasi digital dan tata kelola yang baik.

“Keberlanjutan usaha tidak hanya bergantung pada inovasi produk tetapi juga pada tata kelola keuangan dan kemampuan adaptasi terhadap perubahan pasar digital,” jelasnya.

Pasca pelatihan engagement rate media sosial Trend Salon Dito dilaporkan meningkat hingga 25% diikuti kenaikan jumlah pelanggan yang melakukan reservasi online.