AITeC 7 2025 Hadirkan Lomba Sortasi Biji Kopi di Polije

Gelaran Agricultural Innovation and Technology Competition (AITeC) 7 Tahun 2025 semakin meriah dengan berbagai kategori lomba yang menampilkan inovasi di bidang pertanian. Salah satu yang menarik perhatian adalah lomba Sortasi Biji Kopi yang berlangsung di GOR Perjuangan 45 Politeknik Negeri Jember (Polije).

Direktur Polije, Saiful Anwar, S.TP., M.P., menegaskan bahwa AITeC bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan wadah untuk melahirkan inovasi dan kolaborasi.

“Kami menghadirkan berbagai kategori lomba, salah satunya Sortasi Biji Kopi, agar mahasiswa dan peserta bisa menyalurkan ide sekaligus mengasah keterampilan sesuai kebutuhan industri pertanian,” ujarnya.

Menurut Saiful, kehadiran lomba Sortasi Biji Kopi menunjukkan perhatian terhadap hilirisasi produk pertanian, khususnya kopi yang menjadi komoditas unggulan Indonesia.

“Kompetisi ini tidak hanya menekankan keterampilan teknis, tetapi juga mendorong peserta memahami standar kualitas internasional,” tambahnya.

AITeC 7 2025 menghadirkan berbagai cabang lomba lain yang mencakup teknologi budidaya, pengolahan hasil, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan di sektor pertanian. Setiap kategori dirancang untuk mempertemukan gagasan dari mahasiswa, peneliti, dan inovator dalam satu forum akademik sekaligus praktis.

Suasana perlombaan di GOR Perjuangan 45 Polije berlangsung meriah dengan dukungan peserta dari dalam dan luar negeri. Kehadiran mereka mempertegas posisi AITeC sebagai ajang internasional yang relevan dengan tantangan global di bidang pertanian.

Saiful berharap, ajang ini tidak hanya menjadi ruang untuk mencari pemenang, tetapi juga forum silaturahmi dan pertukaran ide.

“Kami ingin AITeC melahirkan generasi muda pertanian yang berani berinovasi, mampu bersaing, dan siap membangun kemandirian bangsa,” pungkasnya.

Dengan semangat tersebut, AITeC 7 2025 diyakini akan terus menjadi motor penggerak inovasi pertanian, sekaligus memperkuat reputasi Polije sebagai kampus vokasi berkelas internasional.