
Mahasiswa Program Studi TRP (Teknologi Rekayasa Pangan), Jurusan Teknologi Pertanian, Politeknik Negeri Jember (Polije) membuat inovasi pangan lokal baru. Produk kreatif berbentuk yogurt bar ini menggunakan biji ketapang dan bubuk daun murbei.
Pada mulanya, Vita Marvella bersama kelompoknya merancang produk ini untuk memanfaatkan bahan alami sekitar. Langkah taktis tersebut menjadi solusi cerdas dalam menyediakan alternatif camilan sehat bagi masyarakat.
“Ide ini berawal dari keprihatinan kami terhadap melimpahnya biji pohon ketapang di lingkungan,” ujar perwakilan kelompok, Vita Marvella.
Oleh karena itu, para mahasiswa menyangrai biji ketapang lalu mengolahnya menjadi sari murni. Melalui campuran bubuk daun murbei, tim peneliti akhirnya berhasil membuat camilan bertekstur mirip yogurt.
“Kami ingin membuktikan bahwa bahan yang kerap terbuang ini memiliki kandungan protein tinggi,” lanjut Vita.
Di samping itu, produk fungsional ini dijual langsung di stan pameran seharga Rp7.000 per kemasan. Alhasil, sistem penjualan pre-order tersebut sukses melatih jiwa kewirausahaan dan manajemen waktu mahasiswa.
Sejalan dengan hal itu, pihak jurusan mengapresiasi riset dari pembelajaran berbasis proyek (PBL) ini. Manajemen kampus menilai kegiatan tersebut efektif mengasah kemampuan mahasiswa dalam bidang keamanan pangan.
“Semoga inovasi pangan fungsional ini mampu mendorong optimalisasi potensi bahan baku lokal Indonesia,” pungkas Vita.