Polije Resmi Kukuhkan Guru Besar Baru Bidang Ternak Puyuh

Politeknik Negeri Jember (Polije) sukses menggelar Rapat Terbuka Senat dalam rangka Pengukuhan Guru Besar di GOR Perjuangan ’45, Selasa (26/5/2026). Momentum bersejarah ini menandai pencapaian akademis tertinggi bagi salah satu dosen terbaik kampus vokasi tersebut.

Direktur Polije Saiful Anwar, S.TP., M.P., menjelaskan bahwa lembaga kini resmi mengukuhkan profesor ke-8 sekaligus profesor perempuan kedua kampus. Tokoh berprestasi tersebut merupakan Prof. Dr. Ir. Rosa Tri Hermawati, M.Si., IPM., ASEAN Eng.

“Kepakaran beliau di bidang ternak puyuh harapannya mampu memberikan dampak nyata bagi pengembangan kampus dan masyarakat,” ujar Direktur Saiful Anwar.

Menurut Saiful, bertambahnya jumlah profesor memegang peran krusial dalam meningkatkan kualitas, prestise, serta akreditasi program studi. Oleh karena itu, manajemen kampus mengoptimalkan momentum ini sebagai motivasi bagi para dosen bergelar doktor.

Pihak rektorat juga membidik capaian strategis ini sebagai modal utama untuk mempercepat transformasi kelembagaan. Sinergi seluruh guru besar menjadi tumpuan utama Polije menuju target Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH) pada 2029.

“Karya-karya profesor harus memberikan dampak luas dan mendapat pengakuan nyata dari sektor industri,” tambah Saiful.

Di sisi lain, Prof. Dr. Ir. Rosa Tri Hermawati, M.Si., IPM., ASEAN Eng. mengaku sangat bersyukur atas pengukuhan ini. Ia berhasil meraih gelar tertinggi tersebut setelah melalui perjuangan panjang hingga tiga kali proses pengajuan ke kementerian.

“Capaian profesor ini menjadi berkah melimpah sekaligus kesempatan besar untuk terus berkarya bagi kemajuan kampus,” ungkap Prof. Rosa Tri Hermawati.

Sejak tahun 2008, Rosa konsisten memfokuskan penelitiannya pada komoditas ternak puyuh sebagai alternatif penyedia pangan hewani. Ia menilai unggas kecil ini menyimpan potensi ekonomi luar biasa untuk mendukung program ketahanan pangan nasional.

“Kolaborasi erat antara perguruan tinggi dan industri menjadi kunci utama agar hasil riset akademik menguntungkan masyarakat,” pungkas Rosa.