Dosen Polije Kupas Aplikasi Seluler dan IoT di Malaysia

Dosen Politeknik Negeri Jember (Polije), Choirul Huda, sukses menginspirasi ratusan civitas akademika Management and Science University lewat kuliah umum. Oleh karena itu, momentum ini menjadi langkah nyata dalam memperluas jejaring inovasi teknologi di kancah internasional.

Dalam pemaparannya, ia mengulas tuntas integrasi antara aplikasi seluler, kecerdasan buatan, dan jaringan Internet of Things. Selanjutnya, pembahasan ini berfokus pada cara merancang produk digital yang adaptif terhadap kebutuhan industri modern.

Choirul menjabarkan bahwa pembuatan aplikasi masa kini menuntut pemahaman mendalam mulai dari desain hingga infrastruktur awan. Selain itu, ia mengenalkan formula khusus untuk menanamkan sistem deteksi pintar yang ringan ke dalam gawai.

Hebatnya, ia juga menunjukkan beberapa produk nyata hasil riset orisinal yang timnya kembangkan di kampus Polije. Produk tersebut meliputi sistem sensor pendeteksi kantuk pengemudi serta aplikasi pemindai aksara Arab berbasis Android.

Alhasil, para peserta mendapatkan gambaran utuh mengenai cara menyelesaikan masalah sosial melalui pendekatan teknologi tepat guna. Kemudian, demonstrasi alat-alat canggih ini juga memicu antusiasme diskusi yang tinggi sepanjang acara.

“Perkembangan teknologi saat ini bergerak sangat cepat, terutama dalam komputasi seluler dan kecerdasan buatan,” ujarnya.

Ia memotivasi para mahasiswa agar tidak ragu mengeksplorasi potensi riset menjadi solusi nyata di lapangan. Oleh sebab itu, sinergi global antarperguruan tinggi sangat berguna untuk melatih kemampuan analisis generasi muda.

“Melalui kuliah ini, saya berharap mahasiswa dapat memperoleh wawasan lebih luas tentang bagaimana riset dapat diterapkan,” tambahnya.

Sebagai penutup, ia menyatakan bahwa ekosistem riset yang kuat hanya lahir dari keterbukaan terhadap jaringan global. Jadi, agenda akademik ini sukses berakhir dengan komitmen perluasan program pertukaran pelajar di masa depan.