Jurusan Bahasa, Komunikasi, dan Pariwisata (BKP) Politeknik Negeri Jember (Polije) berkolaborasi dengan UPA Bahasa menggelar pelatihan dan sertifikasi penerjemahan. Agenda ini melibatkan empat teknisi dari Laboratorium Bahasa dan Multimedia BKP untuk meningkatkan fasilitas kompetensi.
Ketua Jurusan BKP Polije, Enik Rukiati, berharap pelatihan tersebut melahirkan tenaga penerjemah dan interpreter profesional yang tersertifikasi resmi. Layanan ini nantinya menyasar civitas akademika serta masyarakat umum.
“Kami berkomitmen mendorong dosen dan mahasiswa agar lebih berani mengikuti program internasional dan studi ke luar negeri,” ujar Enik Rukiati.
Wakil Direktur Bidang Akademik dan Perencanaan Polije, Ir. Surateno, S.Kom., M.Kom., membuka resmi acara tersebut. Ia mengapresiasi sinergi lintas unit ini demi memperkuat legalitas layanan kampus.
“Kebutuhan layanan penerjemahan resmi semakin meningkat untuk pengurusan visa luar negeri, translasi ijazah, dan transkrip akademik,” jelas Surateno.
Surateno menambahkan bahwa Polije kini mulai menyiapkan pengembangan layanan simultaneous interpreting. Fasilitas modern ini bertujuan mendukung berbagai pertemuan internasional dan kolaborasi global di lingkungan kampus.
“Pelatihan ini tidak boleh sekadar menjadi formalitas sertifikat, tetapi harus berdampak nyata dalam layanan akademik dan profesional,” tegasnya.
Ia meminta seluruh peserta memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kompetensi secara serius. Program ini menjadi langkah strategis Polije dalam melahirkan SDM yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.