
Mahasiswa Jurusan Teknik Politeknik Negeri Jember (Polije) berhasil merancang inovasi gerobak dorong listrik atau electric wheelbarrow. Alat ini hadir sebagai solusi praktis bagi petani dalam mengangkut beban berat, terutama saat melintasi medan jalan yang menanjak.
Rivaldi Gilang Pramana, mahasiswa pengembang alat tersebut, menjelaskan bahwa gerobak ini menggunakan motor listrik berkapasitas 500 watt. Teknologi ini membuat pekerjaan petani jauh lebih ringan dan efisien daripada menggunakan gerobak konvensional yang mengandalkan tenaga otot.
“Inovasi ini kami rancang untuk membantu pekerjaan di bidang pertanian, terutama saat membawa beban berat di medan menanjak,” ujar Rivaldi Gilang Pramana, Senin (11/5/2026).
Selain sistem penggerak otomatis, mahasiswa melengkapi gerobak ini dengan fitur load cell untuk menimbang hasil panen. Pengguna bisa memantau data berat beban secara langsung melalui ponsel pintar dan menyimpan laporannya ke dalam kartu memori secara digital.
“Alat ini memiliki fitur timbangan digital yang datanya dapat terpantau lewat handphone dan tersimpan otomatis menggunakan SD card,” tambah Rivaldi.
Dosen Pembimbing, Mochamad Irwan Nari, memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan teknologi tepat guna ini. Menurutnya, inovasi mahasiswa harus mampu menjawab persoalan nyata yang dihadapi oleh para petani di lapangan.
“Kami terus mendorong mahasiswa untuk menghasilkan karya yang aplikatif sehingga teknologi ini benar-benar memberikan manfaat bagi efisiensi kerja petani,” tutur Mochamad Irwan Nari.
Meskipun memiliki potensi besar, tim masih menyempurnakan purwarupa agar lebih fungsional sebelum masuk ke tahap produksi massal. Mereka berencana menambahkan fitur tempat duduk agar operator bisa mengoperasikan gerobak dengan lebih nyaman tanpa perlu berjalan kaki.
“Untuk produksi massal, alat ini masih membutuhkan pengembangan lebih lanjut agar semakin sempurna saat petani gunakan nanti,” pungkas Rivaldi.