
Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jember memperkuat kerja sama dengan Politeknik Negeri Jember (Polije) melalui program Pendidikan Kebanksentralan 2026. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas SDM dan literasi kebanksentralan di kalangan mahasiswa vokasi.
Deputi Direktur KPwBI Jember, Iqbal Reza Nugraha, menyampaikan pihaknya menyiapkan kuota bantuan bagi 55 mahasiswa dari jenjang Sarjana Terapan dan Diploma Tiga di Polije. Selain itu, BI juga berencana melakukan audiensi untuk pembaruan Perjanjian Kerja Sama (PKS).
“Kami bermaksud melakukan audiensi untuk penguatan kerja sama program Pendidikan Kebanksentralan antara Bank Indonesia dan Polije,” ujar Iqbal.
Ia juga menekankan pentingnya penyebaran informasi secara merata di lingkungan kampus.
“Kami juga meminta bantuan untuk menginformasikan kepada program studi mengenai pembukaan pendaftaran ini sesuai kriteria yang terlampir,” tambahnya.
Direktur Polije, Saiful Anwar, menyambut baik program tersebut sebagai peluang peningkatan kompetensi mahasiswa. Ia memastikan kampus akan segera mensosialisasikan informasi pendaftaran ke seluruh jurusan.
“Tentu kami sangat mendukung pembukaan program Pendidikan Kebanksentralan 2026 ini sebagai peluang besar bagi mahasiswa untuk meningkatkan kualitas diri,” ungkapnya.
Selain itu, Saiful menegaskan komitmen kampus dalam menindaklanjuti kerja sama tersebut.
“Kami segera menginformasikan kriteria pendaftaran kepada seluruh jurusan agar proses seleksi berjalan lancar dan tepat sasaran,” jelasnya.
Kemitraan KPwBI Jember dan Polije diharapkan mampu mencetak generasi muda yang melek finansial serta mendukung terciptanya ekosistem pendidikan yang relevan dengan kebutuhan industri.