Polije Perkuat Sinergi Pendidikan Vokasi Bersama SMK Negeri 5 Jember

Politeknik Negeri Jember (Polije) menerima kunjungan edukasi dari SMK Negeri 5 Jember guna memperkuat jalur pendidikan vokasi yang linier. Kegiatan ini bertujuan memberikan gambaran bagi siswa mengenai pentingnya melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi untuk mengasah keterampilan praktis sebelum terjun ke dunia kerja.

Kepala SMKN 5 Jember, Nanda Wiratama Miftakhul Fauzi, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa SMK kini menjadi jembatan strategis bagi siswa untuk kuliah di institusi yang memiliki kesamaan sistem praktikum seperti Polije. Hal ini penting agar lulusan memiliki keahlian mumpuni yang diakui oleh industri.

“SMK bukan hanya untuk anak-anak yang ingin langsung bekerja, tetapi sebagai jembatan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, salah satunya di Polije yang linier dengan vokasi,” ujar Nanda Wiratama.

Wakil Direktur Bidang Akademik dan Perencanaan Polije, Ir. Surateno, S.Kom., M.Kom., menyambut para siswa dengan mengenalkan profil kampus secara umum. Beliau menekankan bahwa keselarasan kurikulum antara SMK dan Politeknik akan mempermudah mahasiswa dalam menguasai teknologi terapan di masa depan.

“Politeknik Negeri Jember menawarkan jalur pendidikan yang membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis untuk menjawab tantangan dunia industri saat ini,” tegas Ir. Surateno.

Siswa terlihat sangat antusias saat sesi pengenalan Jurusan Peternakan yang dibawakan langsung oleh Ketua Jurusan. Maria Baptista, salah satu siswi, mengaku mendapatkan pemahaman baru yang sangat membantu dirinya dan rekan-rekan dalam merencanakan masa depan pendidikan mereka.

“Sinergi antara kepastian pembiayaan melalui JKN dan peningkatan kualitas fasilitas serta pelayanan kesehatan menjadi kunci pencapaian Jember,” tambah Ir. Surateno mengenai kualitas layanan pendidikan di kampus.

Akhirnya, kunjungan ini memperkokoh posisi Polije sebagai mitra utama bagi SMK dalam mencetak tenaga ahli profesional. Dengan bekal informasi yang lengkap, siswa SMKN 5 Jember kini lebih siap melangkah ke jenjang pendidikan tinggi vokasi yang kompetitif.