
Politeknik Negeri Jember (Polije) menghadiri gelaran Educare Pro yang diselenggarakan MGBK Kabupaten Probolinggo di Gedung Islamic Centre Kraksaan, Senin (5/1/26). Kegiatan ini bertujuan memberikan bimbingan karier serta informasi pendidikan tinggi bagi ribuan siswa SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten Probolinggo.
Melalui ajang ini, Polije hadir untuk mematahkan berbagai stigma negatif mengenai biaya kuliah yang mahal maupun kurangnya kompetensi keahlian lulusan. Ketua Tim Layanan Humas Polije, Drs. Syaiful Bachri, M.M., menegaskan peran penting pendidikan terapan dalam menjawab tantangan dunia kerja saat ini.
“Polije hadir sebagai salah satu perguruan tinggi negeri yang menawarkan kurikulum berbasis praktik. Kami ingin memastikan siswa memiliki kemandirian ekonomi melalui penguasaan kompetensi yang mumpuni,” ujar Syaiful Bachri.
Selain pameran pendidikan, kegiatan ini juga mengombinasikan bursa kerja dari berbagai dunia industri untuk memperkuat perencanaan karier siswa. Oleh karena itu, sinergi antara guru BK dan institusi vokasi seperti Polije sangat krusial dalam meminimalkan kesalahan pemilihan jurusan di masa depan.
“Educare menjadi salah satu jawaban dari berbagai keraguan siswa yang belum memiliki kesiapan materi maupun psikologis dalam menentukan masa depan mereka,” tambah beliau saat memberikan edukasi di stan Polije.
Sementara itu, kolaborasi ini diharapkan mampu meluruskan pandangan keliru mengenai beban kerja di industri yang seringkali dianggap tidak sehat. Dengan informasi yang transparan, siswa dapat lebih tuntas dan mandiri dalam menyelesaikan tugas perkembangan karier mereka.
Akhirnya, partisipasi Polije dalam Educare Pro membuktikan komitmen kampus dalam mencetak generasi muda yang siap bersaing secara profesional. Kehadiran pendidikan vokasi menjadi pilihan tepat bagi siswa yang menginginkan kesiapan karier maksimal setamat sekolah menengah.