
Politeknik Negeri Jember (Polije) memeriahkan ajang Edufair Ngawi 2026 pada Kamis 8 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Pertemuan Notosuman dengan ribuan pengunjung. Dalam pameran ini, Polije menonjolkan akses pendidikan tinggi yang lebih dekat bagi masyarakat sekitar.
Ketua Tim Humas Polije, Drs. Syaiful Bachri, M.M., memberikan penjelasan langsung kepada para siswa. Ia ingin mengubah cara pandang pelajar terhadap pendidikan vokasi.
“Polije hadir untuk memberikan pandangan bagaimana perguruan tinggi khususnya Politeknik kepada siswa-siswi,” ujar Syaiful Bachri.
Fokus utama promosi kali ini adalah keberadaan kampus Polije di Kabupaten Ngawi. Langkah ini menjadi solusi bagi siswa yang ingin kuliah berkualitas tanpa pergi jauh. Sebab, jarak yang dekat dapat membantu efisiensi biaya bagi keluarga mahasiswa.
Selain lokasi strategis, Polije juga menawarkan peluang karier hingga ke level global. Tim humas mengenalkan secara detail mengenai keunggulan program kelas internasional.
“Polije juga mempromosikan kelas internasional yang dimana terdapat program-program pertukaran pelajar dengan kampus-kampus ternama,” tambahnya.
Mahasiswa nantinya bisa mengikuti pertukaran pelajar ke negara China, Jepang, maupun Malaysia. Oleh karena itu, Polije menjamin kualitas pendidikan yang setara dengan standar mancanegara. Hasilnya, antusiasme siswa Ngawi untuk mendaftar ke Polije meningkat cukup signifikan.
Pihak MGBK berharap pameran ini memperluas wawasan siswa dalam memilih jenjang pendidikan. Maka dari itu, kehadiran Polije menjadi referensi utama bagi pelajar yang mengincar kesiapan kerja. Pada akhirnya, sinergi ini sukses mendekatkan dunia kampus dengan calon mahasiswa di daerah.