
Jurusan Kesehatan Politeknik Negeri Jember (Polije) menggelar Festival Kesehatan 2025 di GOR Djoeang 45 pada Selasa, 9 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi ajang edukasi sekaligus penguatan peran kader kesehatan dalam mendukung program kesehatan masyarakat, khususnya penanganan stunting di Kabupaten Jember.
Ketua Jurusan Kesehatan Polije, Dr. Ir. Rindiani, M.P., menyampaikan bahwa festival ini dirancang sebagai bentuk kolaborasi antara institusi pendidikan dan masyarakat.
“Tujuan utama terselenggaranya Festival Kesehatan ini adalah membangun kolaborasi antara institusi pendidikan dan masyarakat, khususnya dalam upaya pemberdayaan kader kesehatan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Untuk memperkuat edukasi gizi, panitia menggelar lomba mini vlog Posyandu serta lomba pemberian makanan tambahan (PMT) untuk balita. Kedua lomba tersebut menjadi sarana penilaian kreativitas sekaligus keterampilan kader dan ibu-ibu dalam memberikan makanan bergizi kepada anak.
Rindiani menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan berdampak langsung pada kesehatan balita di wilayah Jember.
“Melalui lomba pemberian makanan tambahan, kami berharap para kader dan ibu-ibu semakin terampil menyediakan makanan bergizi sesuai kebutuhan balita. Kegiatan ini penting untuk menekan angka stunting sekaligus memperkuat peran kader sebagai ujung tombak kesehatan masyarakat,” jelasnya.
Festival Kesehatan 2025 menjadi salah satu komitmen Polije dalam mendukung program kesehatan nasional dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pendekatan edukatif dan partisipatif.