
Inovasi olahan pangan lokal kembali muncul melalui Scoopez Es Krim Tape, produk es krim berbahan dasar tape singkong yang dikembangkan oleh tim mahasiswa. Produk ini dipimpin oleh Viralia sebagai ketua dengan anggota Mentari, Salsa, Aluf, dan Farisa.
Viralia menjelaskan bahwa tape dipilih karena memiliki nilai budaya dan rasa unik yang kuat.
“Tape memberi ciri khas lokal dari Jember. Rasa manis-asam dan aroma fermentasinya sangat khas, sehingga menarik untuk dijadikan es krim,” ujarnya.
Scoopez Es Krim Tape dibuat dengan mengolah tape singkong menjadi es krim bertekstur lembut dengan cita rasa lokal yang menonjol.
Produk ini dipasarkan melalui Agribisnis Center dan mendapatkan respons positif karena menghadirkan pengalaman rasa yang berbeda dibandingkan es krim pada umumnya.
Dengan harga Rp7.000, Scoopez menjadi pilihan camilan yang terjangkau sekaligus penuh inovasi. Tim pengembang berharap produk ini dapat berkembang lebih luas.
“Kami ingin Scoopez menjadi es krim khas Jember dan bisa dinikmati masyarakat secara lebih luas,” tambah Viralia.
Dengan memadukan kreativitas dan potensi lokal, Scoopez Es Krim Tape diharapkan mampu memperkaya ragam kuliner daerah sekaligus meningkatkan nilai olahan tape singkong sebagai komoditas khas Jember.