
Politeknik Negeri Jember (Polije) dan program Skills for Competitiveness (SS4C) telah merampungkan serangkaian rapat koordinasi intensif selama sepekan penuh, menandai kemajuan substansial dalam persiapan Joint Activity Plan (JAP) 2026–2027. Pertemuan melakukan tinjauan komprehensif komponen teknis dan administratif, termasuk evaluasi Project-Based Learning (PBL) dan unit TEFA dairy processing.
Pimpinan Polije menyatakan bahwa intensitas diskusi ini merefleksikan kesiapan institusi memasuki fase kerja sama baru dengan target yang lebih fokus.
“Diskusi intensif ini merefleksikan kesiapan Polije memulai fase kerja sama baru dengan tujuan yang lebih jelas, struktur tata kelola yang lebih kuat, dan strategi program yang telah ditingkatkan,” kata Pimpinan Polije.
SS4C mengapresiasi keterlibatan kuat dan tingkat kesiapan tinggi yang ditunjukkan oleh tim Polije sepanjang minggu itu.
Kiki Hendarin (Deputy Program Manager SS4C) menegaskan bahwa kerja sama tim Polije sangat menentukan keberhasilan perencanaan ini.
“Kami mengakui keterlibatan kuat dan tingkat kesiapan tinggi yang ditunjukkan oleh tim Polije. Dedikasi setiap unit merupakan faktor kunci yang berkontribusi pada kemajuan substansial yang dicapai minggu ini,” jelas Kiki Hendarin.
Hasil dari seluruh sesi selama sepekan akan dikonsolidasikan ke dalam draf JAP, yang dijadwalkan untuk penandatanganan resmi pada Desember 2025 bersamaan dengan kunjungan delegasi SECO Swiss.
“Kami menutup pekan ini dengan optimisme dan komitmen bersama untuk memajukan keunggulan pendidikan vokasi dan memperkuat peran Polije dalam kerangka kerja sama internasional,” tutup Pimpinan Polije.