Polije SS4C Komitmen Integrasikan PBL dan Green Skills

Politeknik Negeri Jember (Polije) dan program Skills for Competitiveness (SS4C) melaksanakan rapat koordinasi terfokus guna membahas integrasi Project-Based Learning (PBL) dan Green Skills ke dalam Rencana Aksi Bersama (JAP) 2026–2027. Kedua komponen ini ditegaskan sangat vital untuk pendidikan vokasi global.

PBL disoroti sebagai inovasi Polije untuk memperkuat keterampilan pemecahan masalah mahasiswa melalui tantangan industri. Agung Wahyono, Ph.D., Wakil Direktur Bidang IV Polije, menegaskan bahwa pengembangan PBL merupakan kunci Polije menghasilkan lulusan yang responsif.

“PBL merupakan inovasi unggulan kami, memungkinkan mahasiswa memperkuat keterampilan pemecahan masalah melalui keterlibatan langsung dengan tantangan industri. Kami berkomitmen untuk memperluas implementasi PBL ini demi kesiapan kerja lulusan,” ujar Agung Wahyono.

Green Skills menjadi prioritas utama, mencerminkan pergeseran industri global menuju praktik berkelanjutan.

Kiki Hendarin (Deputy Program Manager SS4C) menambahkan SS4C menyediakan wawasan teknis untuk membantu Polije memperkuat kurikulum.

“Integrasi Green Skills merefleksikan pergeseran industri global menuju praktik berkelanjutan dan bertanggung jawab lingkungan. Wawasan teknis dari mitra internasional kami sediakan untuk membantu Polije memperkuat kurikulum agar selaras dengan harapan industri yang muncul,” jelas Kiki Hendarin.

Kedua pihak menyepakati bahwa inisiatif ini akan memodernisasi pembelajaran.

“Inisiatif ini akan memainkan peran penting dalam membekali mahasiswa Polije dengan kompetensi siap masa depan, memastikan lulusan tetap kompetitif dalam pasar kerja global yang semakin dinamis dan berorientasi keberlanjutan,” tegas Pimpinan Polije.