
Politeknik Negeri Jember (Polije) melaksanakan kunjungan strategis ke PT PAL Indonesia (Persero), Surabaya, guna menyempurnakan Rencana Pembelajaran Vokasi (RPV) program Magang Berstruktur. Kunjungan ini difasilitasi oleh Swisscontact melalui program Skills for Competitiveness (SS4C), yang memastikan program selaras dengan transformasi vokasi nasional.
Polije diwakili oleh Dicky Adi, Koordinator Program Studi Teknologi Rekayasa Kelistrikan (TET), dan Ir. Irwan Nari, Sekretaris Jurusan Teknik. Kunjungan ini berfokus pada penguatan academic–industry alignment dan memastikan magang memenuhi standar kompetensi yang dibutuhkan oleh industri pertahanan dan maritim nasional.
Dicky Adi menegaskan bahwa RPV Magang Berstruktur telah sepenuhnya siap. Ia menyoroti konsistensi penyerapan alumni Polije oleh PT PAL, membuktikan efektivitas pelatihan vokasi Polije.
“RPV Magang Berstruktur telah sepenuhnya siap. Terbukti, alumni TET Polije selama dua tahun berturut-turut berhasil direkrut PT PAL setelah masa magang. Ini menjadi indikator kuat alignment kurikulum kami dengan kebutuhan sektor industri maritim,” ujar Dicky Adi.
Untuk siklus saat ini, magang dilaksanakan selama 4.5 bulan. Namun, Polije dan PT PAL sepakat untuk mengimplementasikan program magang berstruktur selama 6 bulan mulai tahun depan, sesuai dengan rekomendasi SS4C.
SS4C menyoroti bahwa durasi magang 6 bulan sangat penting untuk imersi optimal. “Implementasi magang 6 bulan sangat krusial karena memberikan waktu yang cukup bagi mahasiswa untuk mendapatkan imersi optimal dalam lingkungan industri shipbuilding yang kompleks. Ini meningkatkan kompetensi teknis dan memahami budaya kerja perusahaan secara mendalam, sesuai kerangka SS4C,” jelas SS4C.
PT PAL menyatakan minatnya untuk menawarkan kontrak kerja kepada dua dari empat mahasiswa Polije yang mengikuti pilot project magang saat ini, berdasarkan evaluasi kinerja mereka yang positif.
“Berdasarkan evaluasi kinerja yang kami terima, kami berminat menawarkan kontrak kerja kepada dua mahasiswa Polije yang sedang magang setelah mereka lulus. Ini menunjukkan hasil pelatihan Polije sangat sesuai dengan standar tinggi yang kami butuhkan di industri strategis nasional,” tegas Perwakilan PT PAL.
Kedua institusi sepakat untuk memperbarui Memorandum of Understanding (MoU) yang akan memformalkan kolaborasi berkelanjutan, termasuk pengembangan proyek rekayasa terapan. Hasil kunjungan ini akan diintegrasikan ke dalam dokumen RPV final yang memandu pelaksanaan magang pada tahun akademik mendatang.