Mahasiswa MPI Kembangkan Mocktail Rempah Berpotensi Go Global

Mahasiswa Program Studi Manajemen Pemasaran Internasional (MPI) Politeknik Negeri Jember (Polije) terus menunjukkan kreativitas dalam pengembangan produk lokal. Salah satunya ditunjukkan oleh kelompok mahasiswa yang menghadirkan dua jenis minuman, yaitu es teler dan mocktail rempah. Kedua produk ini dikembangkan melalui pendekatan inovatif yang berfokus pada cita rasa dan potensi pasar.

Salah satu anggota kelompok, Ashal, menjelaskan bahwa keunikan utama terletak pada produk mocktail. Mereka mengombinasikan rempah Nusantara seperti kayu manis dan bunga lawing dengan soda untuk menghasilkan sensasi rasa yang segar dan berbeda.

“Mocktail kami menggunakan rempah seperti kayu manis dan bunga lawang, lalu dipadukan dengan soda sehingga menghasilkan rasa yang lebih unik. Ini jadi ciri khas produk kami,” ungkap Ashal.

Ia menambahkan bahwa inovasi tersebut tidak hanya berorientasi pada rasa, tetapi juga pada nilai jual dan peluang pengembangan pasar. Penggunaan rempah lokal menjadi strategi untuk menghadirkan produk yang memiliki identitas kuat sekaligus mudah diterima oleh berbagai segmen konsumen.

“Kami ingin menunjukkan bahwa rempah lokal punya nilai tinggi dan bisa kami kembangkan menjadi produk minuman modern yang menarik,” katanya.

Sebagai mahasiswa MPI, Ashal menegaskan bahwa kelompoknya menerapkan konsep pemasaran yang mereka pelajari di kelas untuk memaksimalkan potensi produk. Mulai dari pengembangan konsep, penentuan segmen pasar, hingga pengujian minat konsumen dilakukan untuk memastikan produk memiliki prospek yang baik.

“Sesuai prodi MPI, kami berfokus pada pemasaran dan inovasi produk lokal supaya bisa berkembang dan dikenal lebih luas. Harapannya, produk lokal ini bisa semakin dikenal masyarakat dan nantinya mampu menembus pasar global,” tambahnya.

Produk es teler dan mocktail rempah ini menjadi contoh nyata bagaimana mahasiswa mampu menggabungkan kreativitas, identitas lokal, dan strategi pemasaran modern. Inovasi tersebut diharapkan dapat membuka peluang bagi lebih banyak produk lokal untuk naik kelas dan bersaing di pasar internasional.