Inovasi Nasi Bakar Mahasiswa MPI Angkat Cita Rasa Lokal

Mahasiswa Program Studi Manajemen Pemasaran Internasional (MPI) Politeknik Negeri Jember (Polije) menghadirkan inovasi kuliner lokal melalui produk nasi bakar dengan dua varian rasa, yaitu cakalan dan cumi.

Produk ini dikembangkan oleh Ahmad Senol Arifin, dan kelompoknya yang memulai usahanya dari satu varian sebelum menambah varian baru sesuai minat konsumen.

Senol menuturkan bahwa varian cakalan dipilih karena bahan bakunya murah, mudah diolah, dan tetap menghasilkan cita rasa yang kuat. Melihat respons positif, ia kemudian mencoba varian cumi melalui sistem pre-order.

“Awalnya kami hanya membuat varian cakalan, lalu mencoba varian cumi lewat pre-order dan ternyata peminatnya cukup banyak. Ke depan saya berharap peminat semakin bertambah, resep semakin baik, dan bisa menambah varian lain seperti sambal matah berbahan dasar cakalan,” ujarnya.

Melalui proses Project Based Learning (PBL), Senol mendapatkan pengalaman langsung dalam berjualan, memperluas relasi, dan mengasah keterampilan bisnis setelah sebelumnya mencoba usaha minuman. Ia menilai bahwa pengolahan komoditas lokal memberi nilai tambah bagi produk.

“Dengan mengangkat komoditas lokal, nilai jualnya bisa meningkat dan peluang pasar bisa lebih luas, apalagi kami sebagai mahasiswa Manajemen Pemasaran Internasional memang diarahkan untuk mampu membaca pasar lintas negara,” jelasnya.

Produk nasi bakar ini menjadi bukti bahwa mahasiswa MPI mampu mengolah kuliner lokal menjadi inovasi yang potensial untuk memasuki pasar yang lebih luas.