
Politeknik Negeri Jember (Polije) menerima kunjungan studi banding dari Politeknik Negeri Semarang (Polines) dalam rangka pengembangan Pusat Layanan Bisnis dan pengelolaan Badan Layanan Umum (BLU), Senin (4/11).
Kunjungan ini bertujuan mempelajari praktik terbaik pengelolaan keuangan, tata kelola, dan manajemen kinerja BLU yang telah diterapkan di Polije. Selain itu, rombongan juga ingin menggali strategi peningkatan efisiensi, memperluas kerja sama kelembagaan, serta menyusun rencana pengembangan Grand Design pengelolaan BLU.
Rombongan Polines dipimpin oleh Dianita Ratna K., S.T., M.T., Wakil Direktur Bidang Kerja Sama, Hubungan Masyarakat, dan Sistem Informasi. Ia menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari pihak Polije.
“Tujuan pertemuan ini adalah untuk berbagi dan berdiskusi mengenai hal-hal yang dapat dikembangkan dari pengalaman kuliah dan pengelolaan layanan di Polije,” ujarnya.
Sementara itu, Dr. Yossi Wibisono, S.TP., M.P., Wakil Direktur Bidang Keuangan dan Umum Polije, menekankan pentingnya komunikasi yang berkelanjutan dalam konteks Tri Dharma Perguruan Tinggi.
“Kegiatan bersama ini tidak sekadar komunikasi biasa, tetapi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan revitalisasi melalui skema dan panduan yang telah tersusun,” jelasnya.
Senada dengan itu, Agung Wahyono, S.P., M.Si., Ph.D., Wakil Direktur Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Polije, menyebut bahwa ada banyak ruang untuk sinergi dan inovasi.
“Perlu transformasi dan penguatan manajemen agar unit-unit yang stagnan bisa kembali produktif, sehingga tercipta sinergi yang mendukung perbaikan layanan kepada mahasiswa,” tuturnya.
Dalam diskusi tersebut, kedua pihak juga membahas strategi peningkatan pendapatan non-tuition atau di luar biaya pendidikan. Polije menilai bahwa optimalisasi unit bisnis dan tata kelola keuangan yang baik menjadi kunci penguatan pendapatan berkelanjutan.
“Kita tidak bisa hanya bergantung pada pendapatan pendidikan. Optimalisasi unit bisnis dan tata kelola keuangan yang efisien perlu terus dikembangkan,” kata Agung.
Melalui kunjungan ini, Polines dan Polije berkomitmen memperkuat kerja sama antarpoliteknik negeri, khususnya dalam tata kelola layanan bisnis, keuangan, dan peningkatan kapasitas kelembagaan yang mendukung kemandirian kampus.