
Kegiatan “Gus E Menyapa Petani” di Kecamatan Jombang, Minggu (9/11/2025), menjadi ajang sinergi antara pakar akademisi dan pemerintah daerah. Dosen Politeknik Negeri Jember (Polije), Dr. Yossi Wibisono, S.Tp, M.P., hadir sebagai narasumber utama di hadapan 120 petani, menekankan pentingnya kemandirian pangan.
Dr. Yossi memaparkan bahwa nilai ketahanan pangan (PPH) di Jombang saat ini 85,23 dan menargetkan peningkatan di atas 90. Ia mendorong perubahan pola tanam.
“Indonesia harus mampu mencukupi kebutuhan pangan dalam negeri agar tidak bergantung pada impor. Untuk mencapai target itu, para petani didorong agar terus mengembangkan pola tanam yang adaptif dan berkelanjutan,” ujar Dr. Yossi.
Kegiatan di Jombang ini merupakan bagian dari serangkaian kegiatan serupa yang sebelumnya sudah digelar di Jenggawah (3 Oktober), Puger (18 Oktober), Wuluhan (19 Oktober), dan Gumukmas (3 November).
Turut hadir, Bupati Jember Gus Muhammad Fawait (Gus E) menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk melengkapi sarana produksi dan infrastruktur.
“Kami menyampaikan komitmennya untuk terus melengkapi infrastruktur pertanian di Kecamatan Jombang, seperti irigasi, jalan usaha tani, dan sarana produksi,” kata Bupati Jember.
Bupati menegaskan, mendengarkan kebutuhan petani secara langsung adalah kunci agar kebijakan yang diambil tepat sasaran. Diharapkan sinergi ini mampu memperkuat ketahanan pangan yang berkelanjutan di wilayah Jember.