Polije Kukuhkan Dua Profesor Baru Perkuat Inovasi Pangan

Politeknik Negeri Jember (Polije) menggelar Sidang Senat Terbuka untuk mengukuhkan dua profesor baru. Dengan pengukuhan ini, Polije kini resmi memiliki profesor ke enam dan ke tujuh. Kehadiran dua pakar ini dianggap sebagai aset vital dalam memperkuat sumber daya manusia (SDM) dan mendorong percepatan capaian target pendapatan Badan Layanan Umum (BLU).

Saiful Anwar, S.TP., M.P., Direktur Polije, menyampaikan bahwa pengukuhan ini sangat strategis karena kedua profesor memiliki kompetensi yang saling melengkapi, yakni di bidang pangan nabati dan pangan hewani. Kompetensi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan inovasi produk-produk hasil Teaching Factory (Tefa) di Polije.

“Kehadiran keduanya dinilai menjadi aset penting dalam memperkuat sumber daya manusia serta mendorong percepatan capaian target pendapatan BLU, baik dari sektor pendidikan maupun bisnis,” ujar Direktur Polije, Saiful Anwar.

Ia menambahkan bahwa posisi profesor yang dikukuhkan ini memegang peranan penting dalam mewujudkan visi kampus vokasi.

“Kami berharap para profesor ini dapat menjadi role model dalam pengembangan riset terapan dan penerapan teknologi di kampus. Ilmu mereka harus menciptakan dampak nyata, terutama dalam inovasi pangan yang menjadi fokus utama Polije,” kata Saiful Anwar.

Lebih lanjut, Saiful Anwar menekankan pentingnya pemberian teladan kepada dosen-dosen muda.

“Pengukuhan ini bukan hanya tentang pencapaian individu, tetapi juga tentang semangat untuk meraih jabatan akademik tertinggi. Kami berkomitmen untuk terus mendukung para dosen agar berprestasi dan berkontribusi maksimal,” pungkasnya.

Dua tokoh yang dikukuhkan adalah Profesor Dr. Ir. Rr. Merimus Pita Utami, M.P., IPM., yang mencetak sejarah sebagai profesor ke enam sekaligus profesor perempuan pertama di Polije. Sementara itu, Profesor Dr. Ir. Budi Hariono dikukuhkan sebagai profesor pertama dari Jurusan Teknologi Pertanian.