Polije, Dinkes, dan RSD Soebandi Perkuat Sinergi Kesehatan Jember

Politeknik Negeri Jember (Polije), Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, dan RSD dr. Soebandi menandatangani nota kesepahaman strategis untuk memperkuat sektor kesehatan dan pendidikan vokasi di Jember. Pertemuan ini menegaskan komitmen kolaboratif untuk mengatasi tantangan kesehatan utama di daerah.

Dr. dr. I Nyoman Semita, Sp.OT, Spine (K) selaku Plt. Direktur RSD dr. Soebandi, menyampaikan rasa syukur atas kerja sama ini. Ia menekankan bahwa sinergi harus dijalankan dengan semangat kolaboratif, bukan sekadar formalitas, dan menyambut peluang pelatihan, magang, serta riset bersama.

“Pihak RS Soebandi menyambut positif peluang kerja sama dengan Polije, baik dalam bentuk pelatihan, magang, maupun riset bersama, mengingat potensi besar sumber daya akademik di Polije,” kata Dr. dr. I Nyoman Semita.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, Akhmad Helmi Luqman, S.Sos., menyoroti beberapa tantangan utama bidang kesehatan, terutama stunting. Ia menjelaskan bahwa akar masalah sering berkaitan dengan kemiskinan dan rendahnya kesadaran gizi. Helmi berharap perguruan tinggi, seperti Polije, dapat membantu mengatasi masalah ini.

“Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari komitmen bersama dalam membangun Jember secara kolaboratif, karena pembangunan daerah dan penanggulangan kemiskinan tidak bisa dilakukan secara terpisah,” ujar Akhmad Helmi Luqman.

Dari sisi akademik, Agung Wahiyono, Ph.D., Wakil Direktur Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Polije, menilai kolaborasi ini strategis. Ia menegaskan komitmen Polije untuk memperkuat layanan melalui Poliklinik Polije yang telah terakreditasi paripurna. Kerja sama dengan mitra ini membuka peluang magang dan riset bersama untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa.

“Kerja sama dengan Dinkes dan RS Soebandi akan memperkuat layanan sekaligus membuka peluang magang, pelatihan, serta riset bersama untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa,” tambah Agung Wahiyono.

Dr. dr. I Nyoman Semita juga menutup dengan menekankan bahwa pengabdian di bidang kesehatan adalah panggilan negara yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Kolaborasi ini diharapkan membawa kemajuan nyata bagi masyarakat Jember.