
Politeknik Negeri Jember (Polije) menggelar Closing Ceremony International Mobility and Community Service Program bersama Universiti Teknologi MARA (UiTM) Cawangan Melaka pada 24 Oktober 2025. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Jurusan Bahasa, Komunikasi, dan Pariwisata Polije dengan The Academy of Language Studies (APB) UiTM Melaka, menandai penutupan rangkaian kegiatan pertukaran mahasiswa dan pengabdian masyarakat internasional yang berlangsung selama delapan hari.
Program ini menjadi bagian dari komitmen kedua institusi untuk memperkuat jejaring internasional dan memperluas pengalaman belajar mahasiswa melalui kegiatan lintas budaya. Selama kegiatan, peserta dari UiTM mengikuti kelas bersama mahasiswa Polije, melakukan kunjungan lapang ke Puslit Kakao, Pantai Payangan, dan Pantai Papuma, serta berpartisipasi dalam program CSR bersama masyarakat lokal.
Salah satu peserta, Muhammad Aish Danial Bin Mohd Imran, mahasiswa UiTM Cawangan Melaka, mengungkapkan kesannya terhadap pengalaman belajar di Indonesia.
“Saya sangat senang dan terkesan selama mengikuti program ini. Saya belajar banyak hal baru, mulai dari perbedaan budaya, lalu lintas, hingga gaya hidup masyarakat Indonesia. Kunjungan ke Puslit Kakao dan pantai-pantai di Jember menunjukkan kemajuan teknologi pertanian serta keindahan alam Indonesia,” ujarnya.
Aish juga menambahkan bahwa interaksi langsung dengan mahasiswa Polije dan masyarakat setempat menjadi pengalaman berharga.
“Program ini membuka pandangan saya bahwa dunia begitu luas dan beragam. Kita perlu menjelajahi dan memahami budaya lain di luar lingkungan sendiri,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan Polije, Wahyu Kurnia Dewanto, S.Kom., M.T., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari langkah strategis Polije dalam mewujudkan visi menjadi politeknik unggul di Asia tahun 2035.
“Program ini adalah kolaborasi perdana antara Polije dan UiTM Cawangan Melaka. Pada Maret hingga April 2025, Polije telah mengirim mahasiswa ke UiTM, dan kali ini UiTM melakukan kunjungan balasan. Berdasarkan testimoni peserta, mereka sangat menikmati kegiatan ini dan mendapatkan pengalaman baru yang menginspirasi,” ujarnya.
Wahyu menambahkan bahwa Polije berkomitmen untuk memperluas bentuk kerja sama di masa depan.
“Kami berharap program ini terus berlanjut, tidak hanya dalam bentuk student mobility, tetapi juga kolaborasi riset, pengajaran, dan kegiatan akademik lainnya antara mahasiswa, dosen, dan sivitas kedua institusi,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, Polije dan UiTM menegaskan pentingnya kolaborasi lintas negara dalam mencetak generasi muda global yang berwawasan luas, berkarakter, dan siap bersaing di kancah internasional.