
Politeknik Negeri Jember (Polije) menerima kunjungan dari PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) dalam rangka memperluas kerja sama strategis dan membuka peluang karir bagi mahasiswa. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polije memperkuat hubungan dengan dunia industri demi menyiapkan lulusan yang siap kerja dan kompetitif.
Kunjungan ini disambut langsung oleh Wakil Direktur Bidang Perencanaan, Kerjasama, dan Sistem Informasi Polije, Agung Wahyono, S.P., M.Si., Ph.D., bersama jajaran pimpinan unit terkait. Dalam pertemuan tersebut, pihak IWIP memaparkan kebutuhan tenaga kerja terampil di sektor industri dan peluang karir bagi lulusan Polije di masa depan.
Agung Wahyono menjelaskan bahwa saat ini Polije memiliki sekitar 11.000 mahasiswa aktif yang didukung dengan fasilitas pembelajaran modern berbasis industri. Menurutnya, berbagai fasilitas praktik yang ada menjadi bukti nyata komitmen Polije dalam menyiapkan mahasiswa agar siap terjun langsung ke dunia kerja setelah lulus.
“Beragam fasilitas praktik kami mencerminkan komitmen Polije dalam memberikan keterampilan teknis sesuai kebutuhan industri. Mulai dari pengolahan hasil pertanian, peternakan, perikanan, rekayasa teknik, hingga penggunaan perangkat lunak modern, semuanya dirancang mengikuti standar industri,” ujar Agung.
Ia menambahkan, Polije juga memiliki reputasi yang diakui secara internasional melalui berbagai kerja sama luar negeri. Kemitraan tersebut mencakup University of Technology China, lembaga pendidikan di Jepang dan Thailand, serta kolaborasi riset dengan profesor dari berbagai negara.
“Kami akan terus memperkuat kerja sama internasional dan menyempurnakan penyelenggaraan pendidikan agar semakin relevan dengan kebutuhan global dan industri,” tegasnya.
Melalui kunjungan ini, Polije berharap kolaborasi dengan PT IWIP dapat membuka lebih banyak peluang magang, rekrutmen, dan pengembangan kompetensi mahasiswa. Kemitraan tersebut diharapkan mampu mencetak generasi profesional yang unggul, berdaya saing tinggi, dan siap berkontribusi bagi kemajuan industri nasional.