
Dosen dari Politeknik Negeri Jember (Polije) mendorong digitalisasi promosi Hyang Argopuro Festival IX 2025 di Desa Adat Arjasa, Kabupaten Jember. Melalui program pengabdian masyarakat, mereka mengembangkan media digital berupa video promosi dan website resmi untuk memperkuat daya tarik wisata budaya sekaligus meningkatkan eksposur desa di tingkat nasional dan internasional.
Tim pengabdian yang diketuai oleh Dr. Denny Trias Utomo, S.Si., M.T. beranggotakan Hablana Rizka, S.Ds., M.Ars.; Tri Rafika Diyah Indartin, S.Pd., M.Sc.; Rezha Isyraqi Qastalano, S.ST., M.MT.; Rusli Akhmad Junaedi, S.Fil., M.I.Kom.; dan Dr. Dinial Utami Nurul Qomariah, S.ST., M.Kom.
Mereka berfokus menampilkan keaslian budaya, keindahan alam, dan potensi ekonomi kreatif Desa Arjasa secara menarik dan autentik melalui konten digital.
Menurut Dr. Denny, penerapan media digital menjadi langkah strategis untuk memperluas jangkauan promosi wisata berbasis budaya.
“Keberhasilan ini tidak hanya meningkatkan daya tarik wisata desa, tetapi juga menjadi model pengembangan media digital yang dapat diterapkan di wilayah lain. Kami berharap, melalui inovasi ini, Desa Adat Arjasa semakin dikenal luas dan menarik wisatawan yang mencari pengalaman budaya yang otentik,” ujarnya.
Digitalisasi promosi dilakukan melalui perencanaan produksi, pengumpulan data lapangan, dan kolaborasi intensif antaranggota tim. Hasilnya, video dan website festival yang berlangsung pada 12–14 September 2025 terbukti efektif meningkatkan engagement di media sosial serta kunjungan virtual ke laman promosi.
Evaluasi kegiatan menunjukkan pendekatan digital mampu memperkuat branding Desa Adat Arjasa sebagai destinasi wisata budaya dan spiritual berkelanjutan. Melalui proyek ini, Polije menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan pariwisata berbasis inovasi digital sekaligus melestarikan warisan budaya lokal di era transformasi digital.