
Tim Pengabdian kepada Masyarakat dari Politeknik Negeri Jember (Polije) yang diketuai oleh Meiga Rahmanita, S.Pd., M.Pd., bersama sejumlah dosen dari Jurusan Bahasa, Komunikasi, dan Pariwisata, melaksanakan program pengabdian di Desa Karangpring, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember.
Kegiatan ini berlangsung selama tujuh bulan pada tahun 2025 dengan fokus utama meningkatkan potensi wisata desa berbasis partisipasi masyarakat.
Program diawali dengan analisis lapangan bersama pemerintah desa untuk memetakan potensi wisata yang ada. Tim kemudian mendampingi masyarakat dalam penyusunan peta sebaran wisata, rancangan kawasan Rose Monument sebagai ikon desa, paket wisata, serta pelatihan bahasa Inggris dasar guna meningkatkan kemampuan komunikasi dengan wisatawan.
“Pendekatan yang kami lakukan bersifat kolaboratif agar masyarakat bisa berperan langsung dalam merancang dan mengelola potensi wisatanya,” ujar Meiga Rahmanita.
Pelatihan bahasa Inggris menjadi salah satu kegiatan yang paling diminati, diikuti oleh karang taruna, BUMDes, pendamping desa, dan pelaku UMKM. Peserta dilatih berkomunikasi sederhana melalui materi seperti greetings, describing tourism objects, dan giving directions.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami. Sekarang kami jadi tahu cara menyapa dan berbicara sederhana dengan wisatawan,” ungkap salah satu peserta pelaku UMKM.
Kepala Desa Karangpring, Ahmad Sahri, S.Pd., mengapresiasi kontribusi Polije yang dinilai sangat membantu pengembangan wisata lokal.
“Kami berterima kasih kepada tim Polije atas pendampingannya. Hasil kegiatan ini sangat membantu kami menyusun strategi pengembangan wisata yang lebih terarah,” ujarnya.
Melalui program ini, Politeknik Negeri Jember menegaskan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan pengembangan potensi lokal melalui pendekatan edukatif, kolaboratif, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung kemajuan sektor pariwisata daerah.