
Desa Suco, Kecamatan Mumbulsari, terus menorehkan kemajuan di bawah kepemimpinan H. Taufik Hidayat, NL.P, CPM. Salah satu inovasi unggulannya ialah Program SUCO RTH (Ruang Terbuka Hijau) yang tidak hanya menjadi fasilitas publik ramah lingkungan, tetapi juga wadah interaksi sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui sektor UMKM.
Untuk memperkuat daya saing pelaku usaha, Desa Suco berkolaborasi dengan Politeknik Negeri Jember (POLIJE) melalui program pengabdian masyarakat sebagai bagian dari implementasi Tridharma Perguruan Tinggi. Kolaborasi ini menitikberatkan pada peningkatan kapasitas digital UMKM serta pemahaman terhadap regulasi perpajakan terbaru.
“Harapan kami adalah agar UMKM Desa Suco dapat berkembang dan bersaing tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga hingga regional dan nasional,” ujar H. Taufik Hidayat.
Tim pengabdian POLIJE dari Jurusan Bisnis dan Teknologi Informasi memberikan pelatihan strategi promosi digital serta pemahaman kebijakan perpajakan tahun 2025. Sebelum terjun ke masyarakat, mereka juga melatih relawan pajak Tax Center POLIJE dan membangun platform promosi digital serta website pelaporan pajak UMKM.
Dosen Teknologi Informasi Bitari menekankan pentingnya strategi promosi berbasis karakteristik audiens. “Media sosial bisa menjadi sarana efektif, asalkan strategi disesuaikan dengan karakter masyarakat Indonesia,” jelasnya.
Sementara itu, Sugeng, dosen Jurusan Bisnis, memperkenalkan sistem Core Tax, pengganti DJP Online yang akan berlaku mulai 2025. “Seluruh wajib pajak, termasuk UMKM, wajib beradaptasi menggunakan Core Tax untuk pelaporan SPT Tahunan mulai 2026,” ujarnya.
Selain pelatihan tatap muka, tim POLIJE memperluas edukasi lewat podcast Tax Center POLIJE yang membahas berbagai topik perpajakan UMKM. Media ini dinilai efektif untuk menjangkau audiens lebih luas dan meningkatkan kesadaran pajak pelaku usaha.
Kegiatan ini disambut antusias oleh pelaku UMKM dan pemerintah desa. Banyak pelaku usaha mengaku terbantu dalam memahami strategi promosi digital dan regulasi perpajakan baru. Pemerintah Desa Suco pun mengapresiasi kontribusi POLIJE dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
Dengan kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, dan institusi pendidikan, Desa Suco optimistis menjadi desa mandiri, maju, dan berdaya saing global. Program ini diharapkan menjadikan UMKM Desa Suco semakin tangguh, taat regulasi, dan tumbuh berkelanjutan.