Polije dan BFH Swiss Tinjau Manajemen Laboratorium dan TEFA

Politeknik Negeri Jember (Polije) terus memperkuat kerja sama internasional dengan Skill for Competitiveness (S4C) melalui sesi evaluasi manajemen laboratorium dan Teaching Factory (TEFA). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sidang Pimpinan Polije ini didukung Bern University of Applied Sciences (BFH-HAFL) Switzerland serta Waste4Change sebagai mitra strategis.

Agenda utama difokuskan pada peninjauan dokumen manajemen yang mendukung pengelolaan TEFA dan laboratorium. Diskusi dimulai dengan evaluasi dokumen manajemen TEFA (konsep 1), kemudian dilanjutkan pada dokumen Problem-Based Learning (PBL) terkait produksi susu pasteurisasi. Selanjutnya, peserta juga meninjau dokumen PBL tentang produksi susu sterilisasi untuk memastikan kesesuaian dengan standar internasional pengolahan susu.

Pada sesi siang hari, perhatian difokuskan pada evaluasi SOP praktik laboratorium. Materi yang ditinjau meliputi SOP Laboratorium Pengolahan Protein Hewani dan SOP produksi yoghurt. Evaluasi ini dinilai penting agar praktik laboratorium dan TEFA memenuhi standar mutu, sekaligus memperkuat kemampuan Polije dalam menyediakan pendidikan terapan berbasis industri.

Hutama Puranto, M.Pt., perwakilan Tim TEFA Dairy, menegaskan pentingnya kegiatan tersebut.

“Evaluasi ini membantu kami memastikan setiap tahapan produksi sesuai standar global. Dengan begitu, lulusan Polije siap menghadapi kebutuhan industri pangan,” jelasnya.

Selain tim TEFA Dairy, kegiatan ini juga melibatkan dosen dari Jurusan Teknologi Pertanian seperti Dr. Elly Kurniawati, S.TP., M.P., dan Resti Pranata Putri, S.Si., M.Sc. Kolaborasi lintas disiplin ini menunjukkan bahwa manajemen laboratorium dan TEFA membutuhkan keterlibatan berbagai bidang keilmuan.

Kegiatan tersebut menegaskan keseriusan Polije dalam meningkatkan mutu pengelolaan TEFA dan laboratorium.

“Kolaborasi bersama BFH Swiss dan Waste4Change merupakan langkah strategis untuk membangun kapasitas institusi yang berdaya saing global,” ujar Rizki Amalia Nurfitriani, S.Pt., M.Si.

Melalui inisiatif ini, Polije menargetkan penguatan sistem TEFA dan laboratorium agar selaras dengan standar internasional. Kerja sama tersebut sekaligus membuka peluang lebih luas dalam inovasi, keberlanjutan, serta peningkatan daya saing pendidikan tinggi vokasi di Indonesia.