
Politeknik Negeri Jember (Polije) terus memperkuat peran dalam pemberdayaan UMKM. Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), tim dosen dan mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Pangan melakukan pendampingan kepada industri rumahan Keripik Singkong Mega di Desa Sempolan, Kecamatan Silo.
Ketua tim, Dr. Elly Kurniawati, SP., MP., menjelaskan program ini fokus pada perbaikan teknologi proses produksi dan desain kemasan.
“Melalui pendampingan ini, kami berharap dapat meningkatkan mutu produk sekaligus omzet pemasaran UMKM mitra binaan,” ujarnya.
Pendampingan yang didanai Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat Kemdikbudristek ini mencakup pelatihan teknologi penggorengan, pengemasan, desain label, hingga manajemen mutu pangan. Polije juga memberikan bantuan mesin spinner, pengemas sealer, dan alat pengiris bawang.
Anggota tim, Ir. Wahyu Suryaningsih, MSi., menambahkan, “Selain peralatan, kami juga membuat desain label baru agar produk keripik singkong lebih menarik dan kompetitif di pasar.”
Sementara itu, Dr. Titik Budiati, MSc., menegaskan pentingnya aspek legalitas dan pemasaran digital.
“Kami membantu pengurusan izin PIRT serta strategi pemasaran melalui platform digital seperti TikTok,” jelasnya.
Dengan dukungan ini, UMKM Keripik Singkong Mega yang sebelumnya masih terbatas di pasar lokal, kini berpeluang memperluas jangkauan penjualan sekaligus meningkatkan daya saing produk unggulan daerah Jember.